Internasional

Perburuan Berdarah, Sebanyak 1.500 Lumba-Lumba Dibunuh

rizky
GOOGLE
lumba-lumba dibantai secara sadis
MATATELINGA. Denmark - Sebanyak 1.500 spesimen lumba-lumba yang bersisi putih alami Pembantaian yang dilakukan pemburu di Kepulauan Faroe, dan telah memicu kemarahan para aktivis hak-hak binatang.



Hingga Senin (13/09/2021) malam, mayat lumba-lumba terlihat dikumpulkan menjadi tumpukan besar di pantai, sebelum diduga diangkut ke pabrik pengolahan " atau dibuang " berdasarkan foto lainnya.


Acara 'Grindadráp' terbaru ini telah memicu kemarahan para aktivis hak-hak hewan, yang menganjurkan larangan global terhadap praktik perburuan paus yang brutal. Kelompok Blue Planet Society mendesak Uni Eropa (UE), serta pihak berwenang Denmark untuk membuat wilayah otonomi menghentikan praktik kejamnya.


Baca Juga:Meski Covid-19 Melandai, Masuk RI Tak Bisa Sembarangan, ini Aturan Barunya

“Tidak ada dalam sejarah grindadráp sebelumnya, perburuan yang sebesar ini. Terakhir kejadian terparah terjadi pada 13 Agustus 2012, ketika 430 lumba-lumba sisi putih yang dibantai di Hvalba,” kata kelompok itu, seraya menambahkan bahwa perburuan ini mungkin yang terbesar yang pernah tercatat. Grindadráp sendiri berasal dari abad ke-16, sedangkan perburuan itu sendiri berasal dari berabad-abad lebih tua.


Blue Planet Society menjelaskan sementara mamalia laut ini diduga diburu untuk dimakan, sedangkan Kepulauan Faroe, yang hanya menampung sekitar 53.000 orang, tidak mungkin memproses bahkan sebagian kecil dari tangkapan lumba-lumba dalam jumlah besar ini.



Perburuan, yang dikenal sebagai 'grindadráp', diadakan selama akhir pekan dengan pemburu paus lokal yang menargetkan sekelompok besar lumba-lumba sisi putih. Kepulauan Faroe otonom Denmark menjadi wilayah terakhir di Eropa yang diizinkan untuk berburu mamalia laut, karena grindadráp dianggap sebagai contoh tradisional dari “perburuan paus asli”.


Selama grindadráp, lumba-lumba digiring oleh perahu motor menuju pantai dan pemburu paus melakukannya dengan brutal. Lumba-lumba disembelih dengan tombak, berbagai macam pisau, dan bahkan alat-alat listrik.


Penulis
: Mtc/Okz
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaSebanyak 1.500 Lumba-Lumba DibunuhTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.