Internasional

Carlo Pernat Komentari Perebutan Gelar Juara MotoGP 2022, Fabio Quartararo Mulai Ketar-ketir!

rizky
Hand over
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo
MATATELINGA, Buriram : Perebutan gelar juara MotoGP 2022 yang makin memanas, membuat pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari hal tersebut. Dia pun menilai pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, saat ini sedang ketar-ketir karena cuma unggul 2 poin dari Francesco Bagnaia di klasemen.



Persaingan perebutan gelar juara MotoGP musim ini memang sangat menarik untuk disimak. Bagnaia yang hanya terpaut dua angka saja dari Quartararo, bukan tidak mungkin bisa menjegalnya.


Mengingat, saat ini masih tersisa tiga seri balapan. Selanjutnya, para pembalap akan menjalani balapan MotoGP Australia yang akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island pada Senin 17 Oktober 2022.


Baca Juga:Francesco Bagnaia Sadar Tak Boleh Lakukan Kesalahan

Sebagaimana diketahui, Quartararo harus meraih hasil minor pada MotoGP Thailand 2022. Balapan itu berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, pada akhir pekan lalu.


Bagaimana tidak, pembalap berjuluk El Diablo itu harus finis di urutan ke-17. Artinya, Quartararo sama sekali tidak mendapat poin.



Lain cerita dengan para pembalap Ducati yang sukses mendominasi tiga besar di balapan tersebut. Jack Miller dan Francesco Bagnaia berhasil finis di posisi dua dan tiga. Sementara itu, podium pertama disabet oleh Miguel Oliveira.


Pernat pun menilai Bagnaia yang sukses raih posisi ketiga di MotoGP Thailand 2022 tak luput dari peran Johann Zarco. Sebab, Zarco dengan legawa tak menyalipnya, melainkan malah menjaga ketat pembalap Ducati Lenovo itu.


“Bagnaia menempati posisi ketiga, dengan Zarco sebagai pengawalnya. Tapi oke, itu bagian dari olahraga,” ucap Pernat, seperti dikutip dari Okezone, Kamis (06/10/2022).



“Pada titik ini jelas, poin antara Quartararo dan Bagnaia hanya terpaut dua, jadi kita berbicara tentang kejuaraan yang sangat ketat,” sambungnya.



Hasil itu membuat Pecco sapaan akrab Bagnaua kini hanya terpaut dua angka saja dari Quartararo. Hal itu pun membuat persaingan perebutan gelar juara semakin ketat. Pernat juga tak melupakan Aleix Espargaro yang saat ini berada di posisi tiga pada papan klasemen.


“Tidak lupa di posisi ketiga, ada pembalap seperti Espargaro, yang hanya tertinggal 20 poin. Masalah Aprilia selama akhir pekan sangat besar, mungkin Australia dapat membantu mereka. Setidaknya, dia telah memperbaiki koleksi poin dari Quartararo,” imbuhnya.


Sementara itu, raihan buruk yang didapat Quartararo pada MotoGP Thailand 2022 dinilai tak lepas dari performa motornya pada lintasan basah. Pernat mengklaim saat ini pembalap asal Prancis itu sedang ketar-ketir karena Ducati mulai kompak untuk bisa membawa Bagnaia melengserkannya dari puncak klasemen.


“Fabio memulai dengan buruk, balapan di lintasan basah dan dia tidak memiliki daya tarik. Mungkin hari terburuk Prancis dari awal di Aragon. Fabio mulai gugup, dan saya mengerti, karena dia menghadapi pasukan Ducati yang melaju sangat cepat,” jelas Pernat.

Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Carlo PernatFabio QuartararoMatatelingaMotoGPMotoGP 2022perebutan gelar juara MotoGP 2022Terkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.