Internasional

Kota Turki Kembali Terapkan Jam Malam

Administrator
Hand Over
Berlakukan Jam Malam
MATATELINGA, Ankara: Kementerian Dalam Negeri Turki mengumumkan akan menerapkan kembali jam keluar atau jam malam selama 48 jam di 31 provinsi yang akan dimulai tengah malam, Jumat (17/4) hingga Minggu (19/4/2020). 



Hal ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam membendung penyebaran virus korona tipe baru penyebab Covid-19.

"Jam malam diberlakukan di ibu kota Ankara, Adana, Antalya, Aydin, Balikesir, Bursa, Denizli, Diyarbakir, Erzurum, Eskisehir, Gaziantep, Hatay, Istanbul, Izmir, Kahramanmaras, Kayseri, Kocaeli, Konya, Malatya, Manisa, Mardin, Mersin, Mugla, Ordu, Sakarya, Samsun, Sanliurfa, Tekirdag, Trabzon, Van dan Zonguldak," kata kementerian dalam sebuah pernyataan dikutip Anadolu Agency, Sabtu (18/4/2020).


Surat resmi ini juga sudah disampaikan kepada gubernur-gubernur setempat. Menurut surat itu, toko makanan, rumah sakit, apotek, dan tempat kerja yang memproduksi produk kesehatan dan pasokan medis akan terus beroperasi.


Langkah ini merupakan bentuk pencegahan perdana yang diambil pemerintah Recep Tayyip Erdogan di 31 provinsi di seluruh negeri pada 11-12 April lalu, kemudian diterapkan kembali. Pada Jumat, Turki mengkonfirmasi kematian baru sebanyak 126, sehingga jumlah kematian menjadi 1.769. Turki telah melakukan 40.270 tes selama satu hari terakhir, dengan jumlah total tes mencapai 558.413.



"Dengan meningkatnya jumlah tes, jumlah kasus terus meningkat, namun kecepatan kasus turun. Tidak akan mengejutkan untuk memiliki perataan dalam beberapa hari mendatang," ujar Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca.


Penulis
: Mtc/jam
Editor
: James P Pardede
Sumber
: Mtc/Okz

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.