Internasional

Bentrok, Lebih dari 100 orang Tewas Ditembak Aparat Keamanan

Administrator
Hand Over
MATATELINGA, Khartoum:   Jumlah korban bentrokan antara aparat keamanan dan demonstran prodemokrasi di ibu kota Khartoum dalam tiga hari terakhir meningkat menjadi setidaknya 61 orang, sebut Pemerintah Sudan.



"lebih dari 100 orang tewas ditembak aparat keamanan". Para dokter yang berpihak ke gerakan protes kelompok oposisi mengklaim.

Mereka mengatakan "40 jenazah ditemukan di Sungai Nil di Khartoum" pada hari Selasa (5/6/2019) lalu.

Krisis di Sudan ini mendorong Kedutaan Besar Indonesia di Khartoum menyiapkan dua safe house atau tempat perlindungan bagi warga Indonesia yang memerlukan, kata Duta Besar Rossalis Rusman Adenan.



Rossalis mengatakan merespons situasi keamanan, sejak 15 April lalu KBRI sudah menetapkan status siaga untuk seluruh masyarakat Indonesia yang ada di Sudan.

"Kami telah menyiapkan dua safe house (tempat perlindungan), masing-masing di Wisma Duta dan di kantor KBRI Khartoum. Di Wisma Duta dan di kantor KBRI kami menyediakan persediaan bahan-bahan pokok untuk sekitar 100 orang untuk masa satu minggu," kata Rossalis kepada BBC News Indonesia, hari Kamis (06/06).

Namun para jenderal membatalkan kesepakatan pada 3 Juni dan menyatakan bahwa akan ada pemilu baru dalam sembilan bulan.



Perkembangan ini diumumkan tak lama setelah aparat keamanan membubarkan pemrotes di Khartoum.

Setelah insiden ini, para pemimpin gerakan prodemokrasi mengatakan semua kontak dengan DTM dibekukan dan menyerukan "pembakangan secara total dan pemogokan besar-besaran".

Perkembangan baru menyebutkan DTM "membuka kembali dialog dengan pihak oposisi".

Dubes Rossalis mengatakan aparat keamanan membubarkan demonstran "karena aksi pemrotes mengganggu warga dan berdampak negatif terhadap ekonomi".

Ia juga menuturkan banyak di antara pemrotes yang terlihat makan, minum dan merokok meski aksi ini digelar di bulan puasa.

Jatuhnya korban dikecam sejumlah negara.

Organisasi Uni Afrika pada hari Kamis (06/06) membekukan keanggotaan Sudan sampai terbentuk otorita transisi yang dipimpin kalangan sipil.

Penulis
: Mtc
Editor
: Amrizal
Sumber
: Okezone
Tag:100 tewasBentrok demontrans dengan pihak keamanMatatelingamatatelinga.commatatelinga comTerkini

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.