Ekonomi

Wall Street akhirnya rebound ditutup naik tajam pada perdagangan

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Bursa saham AS menguat dibantu oleh penurunan bunga obligasi AS. Wall Street akhirnya rebound ditutup naik tajam pada perdagangan Rabu (28/09/2022) waktu setempat.



The Fed kemungkinan akan mendapatkan biaya pinjaman ke tempat yang mereka butuhkan pada awal tahun depan, kata Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Charles Evans.


Bursa Saham AS telah terpukul pada tahun 2022 oleh kekhawatiran bahwa dorongan agresif oleh The Fed untuk menaikkan biaya pinjaman dapat membuat ekonomi mengalami penurunan.


Baca Juga:Kejari Padangsidimpuan Gelar Pemusnahan Sejumlah Barang Bukti Hasil Tangkapan Periode 2020-2022

Saham Apple Inc (AAPL.O) turun 1,3% setelah Bloomberg melaporkan perusahaan membatalkan rencana untuk meningkatkan produksi iPhone baru tahun ini setelah lonjakan permintaan yang diantisipasi gagal terwujud.


Apple relatif lebih unggul dalam aksi jual pasar saham 2022, turun sekitar 15% pada tahun ini, dibandingkan kerugian 22% S&P 500. Semua dari 11 indeks sektor S&P 500 naik, dipimpin oleh lonjakan 4,4% dalam energi (.SPNY) dan lompatan 3,2% dalam layanan komunikasi (.SPLRCL).



Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (29/09/2022), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 1,88% menjadi berakhir pada 29.683,74 poin, sedangkan S&P 500 (.SPX) naik 1,97% menjadi 3.719,04. Itu adalah kenaikan satu hari terbesar S&P 500 sejak 10 Agustus. Nasdaq Composite (.IXIC) melonjak 2,05% menjadi 11.051,64.


Indeks S&P 500 mencatat kenaikan pertamanya dalam tujuh sesi setelah ditutup pada hari Selasa di level terendah sejak akhir 2020.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Bursa Saham ASMatatelingaTerkiniWall Streetnaik tajamperdaganganrebound

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.