Ekonomi

Usai Sektor Energi AS Selamat dari Badai, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

rizky
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Harga minyak naik setelah badai tropis Nicholas yang membawa hujan lebat dan pemadaman listrik di Texas menyebabkan lebih sedikit kerusakan pada infrastruktur energi AS daripada yang disebabkan oleh Badai Ida awal bulan ini. Harga minyak dunia naik tipis pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi Wib).



Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November ditutup naik tipis sembilan sen menjadi USD73,60 per barel setelah mencapai tertinggi sesi di USD74,28.


Minyak berubah negatif selama sesi tersebut setelah data baru dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan penurunan inflasi dan karena surutnya kekhawatiran tentang dampak badai pada sektor energi.


Baca Juga:Bobby Nasution Ajak BNI Kembangkan UMKM Medan

Setelah tiga bulan penurunan permintaan minyak global, peluncuran vaksin COVID-19 akan menghidupkan kembali selera terhadap minyak yang tertekan oleh pembatasan pandemi, terutama di Asia, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada Selasa (14/09/2021).


IEA memperkirakan permintaan akan rebound 1,6 juta barel per hari (bph) pada Oktober dan terus tumbuh hingga akhir tahun.



Secara keseluruhan, badan tersebut menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global 2021 sebesar 105.000 barel per hari menjadi 5,2 juta barel per hari, tetapi menaikkan angka 2022 sebesar 85.000 barel per hari menjadi 3,2 juta barel per hari.


Perkiraan ini di bawah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang memperkirakan permintaan akan tumbuh sekitar 5,96 juta barel per hari tahun ini dan 4,15 juta barel per hari tahun depan.


Penulis
: Mtc/Okz
Editor
: Rizky
Tag:harga minyak duniaHarga Minyak Dunia Naik TipisMatatelingaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.