Ekonomi

Selama Sepekan Wall Street, Data Inflasi Sempat Buat Indeks S&P 500 Rebound, Ini Biang Keroknya

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Data inflasi utama mengancam untuk menutup pintu di tengah ekspektasi pergeseran dovish dari Federal Reserve. Reli di bursa saham AS berlanjut meskipun ada skeptisisme dari Wall Street sepekan dalam menghadapi kenyataan di minggu mendatang.



Eksposur investor institusional terhadap saham juga tetap rendah. Posisi ekuitas untuk investor diskresioner dan sistematis tetap berada di persentil ke-12 dari kisarannya sejak Januari 2010, menurut Deutsche Bank yang diterbitkan minggu lalu.


Untuk bagian mereka, pejabat Fed selama seminggu terakhir menentang narasi dari apa yang disebut poros dovish, dengan salah satu dari mereka Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan dia “bingung” dengan harga pasar obligasi yang mencerminkan ekspektasi investor untuk bank sentral akan mulai memangkas suku bunga pada semester pertama tahun depan.


Baca Juga:Omset Pedagang Naik Di Pergelaran Danau Toba Kejurnas Rally 2022

Suku bunga berjangka AS telah memperkirakan peluang 69% dari kenaikan 75 bps pada pertemuan September, naik dari sekitar 41% sebelum data penggajian. Pedagang berjangka juga telah memperhitungkan tingkat dana fed fund sebesar 3,57% pada akhir tahun.


Posisi di pasar opsi, sementara itu, menunjukkan sedikit bukti bahwa investor bergegas mengejar keuntungan pasar saham lebih lanjut.



Volume perdagangan harian rata-rata satu bulan dalam opsi panggilan yang terdaftar di AS, biasanya digunakan untuk menempatkan taruhan bullish, turun 3% dari 16 Juni, data Trade Alert menunjukkan.


"Kami terkejut tidak melihat investor mulai mengejar panggilan naik karena takut kinerja pasar yang buruk," kata Matthew Tym, kepala perdagangan derivatif ekuitas di Cantor Fitzgerald. "Orang-orang hanya menonton," tambahnya.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaTerkiniWall Street

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.