Ekonomi

Menanti Respons OPEC Harga Minyak Dunia Merosot

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Harga minyak turun karena investor mengamati bagaimana produsen-produsen utama menanggapi pelepasan minyak darurat yang dipimpin AS, yang dirancang untuk mendinginkan pasar dan dengan OPEC sekarang memperkirakan rilis untuk meningkatkan persediaan. Harga minyak dunia merosot dalam perdagangan tipis pada Kamis (Jum'at pagi Wib) saat liburan Thanksgiving AS.



Perdagangan tidak memiliki arah yang jelas karena waktu pelepasan minyak masih belum pasti, kata Lipow.


OPEC+ telah menambah pasokan 400.000 barel per hari sejak Agustus, melepaskan rekor pengurangan produksi yang dibuat tahun lalu ketika pembatasan pandemi menghantam permintaan.


Baca Juga:Edy Rahmayadi Buka Rapat Kerja Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Sumut

Tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa OPEC+ tidak membahas penghentian peningkatan produksi minyaknya, meskipun ada keputusan oleh Amerika Serikat, Jepang, India, dan lainnya untuk melepaskan stok minyak darurat.


Anggota OPEC Uni Emirat Arab dan Kuwait mengatakan mereka berkomitmen penuh pada perjanjian OPEC+ dan tidak memiliki sikap sebelumnya menjelang pertemuan minggu depan.



Irak, juga anggota OPEC, mengatakan mendukung melanjutkan rencana OPEC+ yang ada untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari per bulan, dengan mengatakan prospek pasar minyak tidak jelas karena turbulensi di pasar global.


Harga minyak yang tinggi telah menambah kekhawatiran inflasi. Rilis terkoordinasi dapat menambah sekitar 70-80 juta barel pasokan minyak mentah ke pasar, kata analis di Goldman Sachs.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaMenanti Respons OPEC Harga Minyak Dunia MerosotTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.