Ekonomi

Indeks Dow Jones Melemah 1,1%, Bursa saham Wall Street Ditutup Melemah

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Bursa saham AS anjlok karena investor khawatir bahwa kampanye agresif Federal Reserve terhadap inflasi dapat membuat ekonomi AS mengalami penurunan tajam. Wall Street anjlok lebih dalam pada penutupan perdagangan Senin (26/09/2022) waktu setempat.



Perlu untuk diketahui, Sepuluh dari 11 indeks sektor S&P 500 anjlok, dipimpin oleh penurunan 2,6% pada real estate (.SPLRCR) dan energi (.SPNY).


Keyakinan di antara para pelaku pasar saham juga terguncang oleh pergerakan dramatis di pasar valuta asing global karena sterling mencapai titik terendah sepanjang masa di tengah kekhawatiran bahwa rencana fiskal baru pemerintah Inggris yang dirilis Jumat mengancam akan membebani keuangan negara.


Baca Juga:Dukung Program Kasad,Danramil 11/Tanjung Pura Menjenguk Anak Stunting di Wilayah Binaan

Hal tersebut menambah lapisan volatilitas ekstra ke pasar, di mana investor khawatir tentang resesi global di tengah inflasi yang tinggi selama beberapa dekade. Indeks Volatilitas CBOE (.VIX), melayang di dekat tertinggi tiga bulan.


Seperti dikutip dari Okezone, Selasa (27/09/2022), indeks Dow Jones sekarang turun 20,5% dari rekor penutupan tertinggi pada 4 Januari. Menurut definisi yang banyak digunakan, mengakhiri sesi turun 20% atau lebih dari rekor penutupan tertinggi menegaskan Dow telah berada di pasar bearish sejak mencapai puncak pada Januari.



S&P 500 belum turun di bawah level terendah harian pada 17 Juni lalu. Sejauh ini turun sekitar 23% pada tahun 2022. Pada akhir sesi perdagangan kemarin, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 1,11% menjadi berakhir pada 29.260,81 poin, sedangkan S&P 500 (.SPX) turun 1,03% menjadi 3.655,04. Nasdaq Composite (.IXIC) turun 0,6% menjadi 10.802,92.

Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Bursa Saham ASMatatelingaTerkiniWall StreetWall Street AnjlokPenutupan Perdagangan

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.