Ekonomi

Harga Emas Menguat Pada Akhir Perdagangan Jadi USD1.763/Ounce

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Chicago : Harga emas berbalik menguat dari kerugian sebelumnya karena didukung ekspektasi Federal Reserve kemungkinan memperlambat laju kenaikan suku bunga dalam upaya mengendalikan inflasi AS. Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa.



The Conference Board melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 100,2 pada November, dari 102,2 pada Oktober dan terendah sejak Juli. Seperti dikutip dari Okezone, Rabu (30/11/2022).


Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan pada Senin (28/11/2022) bahwa Fed memiliki "cara untuk pergi" pada kenaikan suku bunga, dan dapat terus menaikkannya dan menahannya hingga 2024 untuk memerangi inflasi.


Baca Juga:Edy Rahmayadi Buka Secara Resmi Expo Road to Hari Anti Korupsi Sedunia 2022

Dia juga menegaskan kembali pandangannya bahwa suku bunga perlu dinaikkan setidaknya 1,0% menjadi antara 5,0% dan 5,25%


Secara terpisah, Presiden Federal Reserve New York John Williams mengatakan bank sentral kemungkinan akan mulai memangkas suku bunga pada 2024, karena tekanan inflasi akhirnya mereda. Dia juga mengatakan bahwa biaya pinjaman perlu dinaikkan lebih lanjut untuk menurunkan inflasi.



Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange naik USD8,40 atau 0,48% menjadi USD1.763,70 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di USD1.773,40 dan terendah di USD1.752,90.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Chicagoharga emasHarga emas menguatMatatelingaTerkiniemasinflasi AS

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.