Ekonomi

Harga Emas Berjangka Meroket Pada Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya!

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : NIlainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Harga emas berjangka memperpanjang keuntungan untuk hari keempat berturut-turut, didorong dolar AS yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat kenaikan suku bunganya. Dan kali ini, harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan kemarin.



Para analis pasar mencatat bahwa investor dengan posisi beli emas terus optimis tentang posisi mereka karena ada kekhawatiran yang meningkat akan resesi AS.


Indeks manajer pembelian manufaktur (PMI) S&P Global AS yang dirilis Selasa (24/1/2023) naik sedikit dari 46,2 pada Desember menjadi 46,8 pada Januari, menandakan penurunan solid dalam kondisi operasi pada awal 2023, mendukung emas.


Baca Juga:Pangdam I/BB Apresiasi Personil Purna Tugas Satgas BKO Apter Kodam XVII/Cenderawasih

Sementara itu, PMI Jasa S&P AS pulih ke 46,6 pada Januari dari 44,7 pada Desember, lebih baik dari ekspektasi pasar.


Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 19,5 sen atau 0,83%, menjadi menetap pada USD23,749 per ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat USD10,5 atau 0,99%, menjadi ditutup pada USD1.066,80 per ounce.



Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD6,80 atau 0,35% ditutup USD1.935,40 per ounce, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (25/01/2023).


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaTerkiniharga emasharga emas berjangkaHarga Emas Berjangka Menguat

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.