Ekonomi

Diserang Aksi Ambil Untung, Harga Kilau Emas Berjangka Meredup

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Harga emas juga turun setelah dolar bangkit dari level terendah 1 bulan di tengah stabilisasi imbal hasil obligasi pemerintah AS dan menjelang rilis risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve. Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi Wib) karena aksi ambil untung.



Emas memangkas kerugian setelah risalah masuk. Namun, tetap lebih rendah, telah turun hampir sepanjang hari karena dolar yang lebih kuat.


"Sementara risalah Fed secara luas sejalan dengan ekspektasi pasar, The Fed menyatakan kenaikan 50 basis poin kemungkinan akan sesuai pada pertemuan Juni dan Juli," kata Suki Cooper, seorang analis di Standard Chartered.


Dia melanjutkan, "Fokus pasar kemungkinan akan tetap pada data inflasi dan tanda-tanda penurunan tekanan biaya."


Baca Juga:Nasdaq Melesat 170 Poin, Wall Street Ditutup Menguat

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Rabu (25/05/2022) bahwa pesanan barang tahan lama AS naik hanya 0,4% pada bulan April, sedikit lebih rendah daripada perkiraan para analis.


Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Juli turun 19,3 sen atau 0,87%, menjadi ditutup pada USD21,87 per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan Juli turun USD13,6 atau 1,44% menjadi ditutup pada USD929,3 per ounce.



Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada bulan Juni di Divisi Comex New York Exchange jatuh USD19,1 atau 1,02% menjadi ditutup pada USD1.846,30 per ounce, menghentikan kenaikan selama 4 hari berturut-turut.


Investor juga menunggu rilis pertemuan kebijakan awal Mei Federal Reserve untuk petunjuk tentang arah kebijakan masa depan.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Diserang Aksi Ambil UntungHarga Emas Berjangka AnjlokHarga Kilau Emas Berjangka MeredupMatatelingaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.