Ekonomi

Dibayangi Varian Baru Covid-19 Wall Street Ditutup Anjlok

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Bursa saham AS anjlok karena aksi jual yang dipicu oleh penemuan varian virus corona baru dan mungkin kebal vaksin. Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Jum'at (Sabtu pagi Wib).



Pasar saham global dilanda aksi jual tajam setelah laporan bahwa varian baru terdeteksi di Afrika Selatan, dengan para ilmuwan mengatakan itu memiliki kombinasi mutasi yang tidak biasa, mungkin dapat menghindari respons imun dan bisa lebih menular.


Uni Eropa, Inggris dan India termasuk di antara tempat-tempat yang mengumumkan kontrol perbatasan yang lebih ketat. Seorang pejabat tinggi penyakit menular AS mengatakan larangan penerbangan dari Afrika Selatan adalah suatu kemungkinan.


Baca Juga:Bobby Nasution Hadiri Acara Virtual Job Fair Kota Medan

"Ekuitas bereaksi negatif karena tidak diketahui pada titik ini sejauh mana vaksin akan efektif melawan jenis baru, dan dengan demikian meningkatkan risiko penguncian baru yang mengarah pada pukulan terhadap ekonomi," kata Peter Garnry, kepala strategi ekuitas di Sakso Bank. Seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (27/11/2021).


Inflasi AS yang meningkat, ditambah dengan data ekonomi yang kuat dan pencalonan kembali Jerome Powell sebagai ketua Fed oleh Presiden Joe Biden, telah mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan taruhan mereka pada kenaikan suku bunga awal tahun depan, menjatuhkan saham AS dari level rekor mereka minggu ini.



"(Berita varian baru) tampaknya menjadi katalis besar yang menambahkan beberapa hal negatif ke pasar yang sudah dinilai terlalu tinggi untuk mencari alasan untuk beristirahat," kata Jeff Carbone, Managing Partner di Cornerstone Wealth.


Saham-saham yang diuntungkan dengan perintah "tetap di rumah" seperti Netflix Inc, Peloton Interactive dan Zoom Video Communications melonjak antara 1,3% dan 8,4%.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Dibayangi Varian Baru Covid-19 Wall Street Ditutup AnjlokMatatelingaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.