Senin, 09 Februari 2026 WIB

Belum Dapat? Berikut Lima Fakta BLT BMM, Bisa Ajukan Diri

Redaksi - Sabtu, 01 Oktober 2022 07:20 WIB
Belum Dapat? Berikut Lima Fakta BLT BMM, Bisa Ajukan Diri
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Terkait naiknya harga BBM ditanah air membuat pemerintah mencari solusi guna untuk menanggulanginya. Akan hal tersebut, BLT BBM pun menjadi solusinya, hal tersebut dinyatakan langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan BLT BBM Rp600.000 sudah diterima oleh hampir 20 juta orang di Indonesia.

Perlu untuk diketahui, BLT BBM merupakan bansos pengalihan subsidi BBM terkait naiknya harga BBM ditanah air.


Dari total penerima manfaat sudah menerima bansos pengalihan subsidi BBM ini yaitu sekitar 19,9 juta orang atau 96,6%.

Baca Juga:P-APBD Madina Tahun 2022 Disahkan

"Sudah di 508 kabupaten dan kota. Ini (jumlah penerima) juga sudah hampir 20 juta, sudah 19.955.471 penerima, sudah,” kata Jokowi usai penyerahan bantuan subsidi upah di Ternate, Maluku Utara, Rabu, sebagaimana tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.

Berikut fakta-fakta terkait BLT BBM yang berhasil dirangkum seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (01/10/2022):


1. Dapat dilakukan melalui ponsel

Pendaftaran tersebut bisa dilakukan sendiri melalui ponsel. Pengajuan ini dapat dilakukan melalui program usul dan sanggah dan bisa dilihat melalui aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Cara ajukan diri jadi penerima BLT BBM 2022:

a. Instal aplikasi Cek Bansos melalui Play Store untuk Android atau IOS untuk iPhone

b. Klik "Daftar Usulan" pada halaman menu

c. Klik "Tambah Usulan"

d. Isi formulir sesuai dengan data kependudukan Calon Penerima Manfaat

e. Pilih jenis bantuan sosial (BPNT/PKH).


2. Penyaluran di kawasan 3T menjadi kendala

Tantangan penyaluran BLT BBM untuk masyarakat penerima yang tinggal di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan, kendala-kendala yang mungkin dihadapi petugas di lapangan saat menyalurkan bantuan utamanya di kawasan 3T, terus dikomunikasikan dengan PT Pos Indonesia, sebagai pihak penyalur, dan pemerintah daerah setempat.

"Ini dilakukan agar penyaluran di kawasan 3T optimal sehingga secara nasional, kita bisa menyelesaikan secara tuntas BLT BBM," kata Harry kata di Ternate, Kamis, 29 September 2022.

[br]

3. Penyaluran BLT BBM dikawal BPKP

Penyaluran BLT BBM ini bahkan dikawal oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Direktur Pengawasan Bidang Sosial dan Penanganan Bencana BPKP Michael Rolandi mengatakan, pelaksanaan pengawasan BLT BBM melalui diseminasi petunjuk teknis pengawasan, di mana tim berfokus pada penyaluran BLT BBM. Pengawalan dan pengawasan BPKP mulai dari tahap perencanaan sampai dengan pendistribusian.

4. BLT BBM untuk mendongkrak perekonomian

Jokowi mengharapkan penyaluran bantuan langsung tunai pengalihan subsidi bahan bakar minyak atau disebut BLT BBM ini dapat meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi akan terjaga.

"Daya beli, konsumsi masyarakat bisa terangkat lebih baik. Itu akan memunculkan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro yang kita inginkan," kata Jokowi.

5. Penyaluran di kawasan 3T menjadi kendala

Tantangan penyaluran BLT BBM untuk masyarakat penerima yang tinggal di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan, kendala-kendala yang mungkin dihadapi petugas di lapangan saat menyalurkan bantuan utamanya di kawasan 3T, terus dikomunikasikan dengan PT Pos Indonesia, sebagai pihak penyalur, dan pemerintah daerah setempat.

"Ini dilakukan agar penyaluran di kawasan 3T optimal sehingga secara nasional, kita bisa menyelesaikan secara tuntas BLT BBM," kata Harry kata di Ternate, Kamis, 29 September 2022.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru