Sabtu, 07 Maret 2026 WIB

Rupiah Makin Melemah Akibat Tapering Off

Admin - Senin, 03 Februari 2014 09:09 WIB
Rupiah Makin Melemah Akibat Tapering Off
Matatelinga - Jakarta, Mengawali awal pekan setelah libur panjang, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan semakin melemah. Hal ini dikarenakan pelaku pasar mulai merespons rencana tapering off.

"Laju Rupiah setelah libur imlek, kembali amsyong seiring respon pelaku pasar terhadap hasil pengumuman pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang kembali melakukan pengurangan pembelian obligasi menjadi USD65 miliar dari sebelumnya USD75 miliar," ucap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Jakarta, Senin (3/2/2014).

Reza menambahkan pelemahan Rupiah turut dipicu imbas terdepresiasinya sejumlah mata uang emerging market termasuk Euro dan Poundsterling yang juga terlibas terapresiasinya dolar AS.

Selain itu, Reza melihat langkah bank sentral Turki yang diikuti bank sentral Afrika Selatan dengan menaikkan suku bunga acuannya, dinilai gagal dalam meyakinkan para pelaku pasar terhadap kondisi moneternya.

"Sehingga membuat mata uang keduanya kembali terdepresiasi dan Rupiah pun secara tidak langsung ikut terkena dampaknya," paparnya.

Reza mengungkapkan, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp12.248-12.198 per USD menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI). "Laju Rupiah kembali di bawah support Rp12.179 per USD," tuturnya.



(Okc/KNIA)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru