BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045
MATATELINGA, Jakarta Sektor perumahan bukan sekadar urusan membangun atap dan dinding. Melainkan pilar strategis untuk mendongkrak pertumbu
Lifestyle
MATATELINGA, Medan :Kondisi internal PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) tengah memanas. Manajemen perusahaan penghasil bubur kertas tersebut dituding tidak transparan, dan diduga melanggar regulasi ketenagakerjaan terkait kebijakan mutasi karyawan ke perusahaan grup.
Baca Juga:
Kebijakan ini dianggap merugikan karyawan, mengingat beban kerja dan risiko di tempat baru seringkali tidak sebanding dengan kompensasi yang diterima. Bahkan rencana relokasi penempatan perpindahan karyawan memliki resiko tinggi, baik dari keselamatan kerja maupun kondisi ekonomi wilayahnya.
Baca Juga:Ketidakterbukaan Manajemen dan Pelanggaran Regulasi
Founder Solidaritas Pekerja dan Buruh Karyawan PT TPL Dedy Armaya mengungkapkan bahwa proses mutasi dilakukan secara tertutup tanpa ruang dialog yang memadai.
Selain isu mutasi, rencana PHK masal yang sedang digodok manajemen PT TPL juga menjadi sorotan tajam. Rencana tersebut dinilai menabrak UU Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023 dan PP No. 35 Tahun 2021.
Baca Juga:Menurut Dedy Armaya, dirinya dan ratusan karyawan yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja dan Buruh Sumatera Utara, menilai ada beberapa poin krusial yang dipersoalkan antara lain:
Prosedur PHK yang Melompati Tahapan
Hak Pesangon yang Tidak Sesuai
Baca Juga:Muncul kekhawatiran bahwa perhitungan pesangon dan uang penghargaan masa kerja (UPMK) tidak akan dibayarkan sesuai standar regulasi yang berlaku.
Transparansi Kondisi Perusahaan
Mendorong Intervensi Disnaker dan DPRD
Baca Juga:Atas kondisi ini, kelompok karyawan mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatera Utara dan Komisi E DPRD Sumut untuk segera turun tangan melakukan audit kepatuhan terhadap manajemen PT TPL.
"Kami meminta transparansi. PT TPL adalah perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Sumut, sudah sepatutnya mereka menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap hak-hak buruh dan regulasi negara, bukan justru mencari celah untuk merugikan pekerja lokal," tegas Dedy Armaya.
(***)
Baca Juga:
MATATELINGA, Jakarta Sektor perumahan bukan sekadar urusan membangun atap dan dinding. Melainkan pilar strategis untuk mendongkrak pertumbu
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Menjelang dini hari saat suasana masih lengang dan aktivitas masyarakat belum dimulai, Tim Patroli Batalyon A Pelopor Sa
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat Dusun 2, Desa Tanjung Gusta
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap praktik peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) tengah kota
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Blackout listrik yang terjadi di pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang bahka
Ekonomi
MATATELINGA, Paluta Puluhan orang umat Buddha Labuhanbatu, yang tergabung dalam wadah Keluarga Budhayana Indonesia (KBI), Minggu (24/5/202
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersungkur setelah kedua kakinya ditembak personel Satuan Resk
Berita Sumut
MATATELINGA, Asahan Zulkarnaen Nasution yang sering dipanggil Zoel Assalamualaikum pada Jum&039at (22/05/2026) telah membuat pengaduan se
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah ingkar janji. Pasalnya, gangguan kel
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin langsung aksi gotong royong massal lintas sektoral guna mempercepat p
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Meski baru seumur jagung sejak dilantik Wali Kota Medan, Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) terus menunjukkan geliat
Berita Sumut
MATATELINGA, JakartaComo 1907 adalah klub kecil yang disulap oleh Djarum Group, konglomerasi terkemuka Indonesia, menjadi perlahan masuk la
Bola