Bola

Persib Terancam Kehilangan Seluruh Aset

Administrator
Matatelinga - Bandung, Setelah sebelumnya ditunda,
kali ini sidang gugatan dengan tergugat Direktur PT Persib Bandung
Bermartabat (PBB), Risha Adiwidjaja, Sekretaris Panpel Persib 2012/2013,
Budi Bram Rachman, Ketua Panpel Persib 2012/2013, Ruri Bachtiar, kuasa
hukum PT PBB dan komisi hukum PSSI sebagai pihak yang turut tergugat
mulai berjalan dengan agenda mediasi.

 Persib Bandung terancam kehilangan aset lantaran disita oleh PN Bandung
jika nantinya kalah dalam gugatan yang diajukan oleh Hamynudin Fariza
yang kini sidangnya tengah berjalan.

Dalam sidang perdana itu, Hamynudi berahrap ada kejelasan mengenai uangnya yang telah disetorkan ke PT PBB.

Tadi
saya sampaikan agar ada titik jelas kasus ini. Tadi juga saya meminta
agar PSS bisa menekan Persib dalam hal positif, artinya agar ada titik
temu atau penyelesaian di mediasi ini, tutur Hamynudin, kemarin.

Pada
awalnya, kata dia, pihaknya berharap kasus ini bisa diselesaikan secara
kekeluargaan. Namun nyatanya dari pihak tergugat, tidak ada itikad
baik.

Bahkan hingga kasus ini dipidanakan ke Polda Jabar dan
menetapkan para tergugat seabgai tersangka, tetap tidak ada niatan baik.
Bahkan hingga akihirnya, diajukan sebagai kasus perdata ke PN Bandung.

Dia
menilai, jika kasus ini tidak bisa diselesaikan maka pihaknya akan
menjadi sesuatu yang buruk bagi Persib. Bahkan pada minggu lalu, pihak
Exco PSSI mengancam jika tidak diselesaikan bukan tidak mungkin Persib
akan dilarang bermain atau turun kasta.

Jika mediasi tidak
menemukan hasil apa-apa, saya akan ajukan surat sita jaminan terhadap
seluruh aset yang dimiliki Persib. Dan jika ini terjadi, saya rasa ini
menjadi preseden buruk bagi persepakbolaan di Indonesia," tegasnya.

Dalam
mediasi itu, pihaknya yang didampingi kausa hukum Erlan Jaya Putra
membawa bukti transfer ke rekening PT PBB senilai Rp 1,2 miliar yang
diajukan sebagai barang bukti.

(Okz/Mt-01)

Tag:

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.