Bola

Persepam Masih Tenang

Administrator
Matatelinga - Jakarta, Situasi kompetisi yang masih libur membuat Persepam relatif tenang dan tidak memaksakan diri menunjuk pelatih secepatnya. Persepam Madura United rupanya tidak mau terburu-buru menunjuk pelatih anyar pengganti Daniel Roekito.

Manajer Persepam Achsanul Qosasi sebelumnya mengatakan penunjukan pelatih bakal dilakukan setelah dirinya kembali dari Swiss, yakni sekitar 26 Maret. Karena itulah hingga sekarang dirinya belum berkomentar banyak soal kandidat pelatih anyar.

"Tunggu saja, kami akan umumkan pada waktunya. Pergantian pelatih ini cukup mendadak jadi kami perlu waktu untuk mempertimbangkan pengganti Daniel Roekito. Tapi dalam Maret ini, Insya Allah sudah ada pelatih baru," jelas Achsanul Qosasi.

Anggota DPR RI tersebut juga baru sekadar mengungkapkan kriteria umum pelatih yang diinginkan Sape Kerap. Achsanul ingin Persepam dilatih sosok yang berpengalaman. "Tentunya juga punya mental bagus. Lebih baik lagi kalau pernah berprestasi," tuturnya.

Kabar soal Nil Maizar sendiri tampaknya juga sekadar rumor karena dia masih disibukkan kegiatan sebagai calon anggota legislatif. Dengan semakin dekatnya Pemilu Legislatif, terlalu sulit bagi Nil untuk memecah konsentrasinya dengan kemungkinan berlabuh ke Madura.

Diakuinya rencana rekrutmen pelatih memunculkan sejumlah rumor terkait sosok yang akan datang ke Gelora Bangkalan. Namun dia menegaskan hingga sekarang belum ada satu pun nama yang resmi menjadi juru taktik bagi Zaenal Arif dkk.

Sejumlah sosok pelatih dihubungkan dengan Sape Kerap, di antaranya eks pelatih tim nasional Nil Maizar, serta mantan pelatih Persebaya 1927 Ibnu Grahan. Namun kabar tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan, apalagi Ibnu juga menampik kabar itu.

"Saya baru tahu ada kabar itu," kata Ibnu Grahan bernada menepis kabar dirinya bakal ke Persepam. Hingga berita ditulis, legenda Persebaya tersebut memang menjadi bahan pembicaraan di Surabaya soal kemungkinannya berkarir di Madura.

Perubahan kursi kepelatihan ini bakal menjadi masa transisi bagi Persepam yang semusim terakhir nyaman bersama Daniel Roekito. Jika pemilihan pelatih anyar tidak tepat, maka konsekuensinya bisa sangat negatif bagi Persepam yang masih berada di papan bawah.

(Okz/Mt-01



Tag:persijapersijapersijapersija

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.