Berita Sumut

Walaupun Sudah Aman, Dua Warga Tetap Jaga - Jaga Ditanah Ulayat di Desa Gongsol

rizky
Surbakti/matatelinga.com
Simantek Kuta saat berjaga di tanah ulayat, Minggu (14/08/2022)


Sementara itu, Thomas Surbakti salah satu Perwakilan warga masyarakat ke dua Desa ( Gongsol dan Merdeka), menerangkan bahwa,” sebenarnya tidak ada pemagaran lahan tersebut dan awal terjadinya keributan tersebut, dimana pihak PTPN dengan membawa potongan bambu memasuki lahan yang di klaim masyaratkat kita dan telah digunakan sebagai tanah ulayat dengan bercocok tanam. Dan pada saat masyaratkat bekerja di lahan tersebut, tiba-tiba sekelompok masyarakat yang mengaku karyawan PTPN menyerang dengan melempari warga dengan batu dan benda lainnya.


Lanjutnya lagi,” dan pada saat bersamaan sekelompok karyawan tersebut secara membabi buta terus melepaskan lemparan disertai memaki maki dengan bahasa kotor ke warga sekitar yang ada di lahan eks PTPN II itu, sehingga membuat ketakutan warga dengan pergi meninggalkan lahan.


“Dan mengetahui hal tersebut warga kita (ke 2 Desa) langsung berdatangan kelahan eks PTPN II ini, untuk lakukan penyarangan dan menghalau oknum sekelompok warga tersebut, sehingga terjadilah bentrokan yang mengakibatkan ada 3 orang warga kita luka luka,” ujarnya saat di konfirmasi pada Minggu (14/08/2022) sekira pukul 15.45 Wib dilokasi kejadian.


Penulis
: Surbakti
Editor
: Rizky
Tag:Desa GongsolDua Warga Tetap Jaga - Jaga Ditanah Ulayat di Desa GongsolkaroMatatelingaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.