Berita Sumut

Tim Monev Kejati Sumut Pantau Persiapan Pos Pilkada Kota Gunung Sitoli

Faeza
Mtc/ist
Tim Monev Kejati Sumut Pantau Persiapan Pos Pilkada Kota Gunung Sitoli
MATATELINGA, Nias: Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy tiba di bandara Binaka sekitar pukul 11.00 Wib dalam rangka kunjungan kerja di kejari2 di Pulau Nias dalam kunjungan kali ini wakajati juga melakukan pemantauan persiapan Posko Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Gusit ke Kantor Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli Rabu (2/12/2020).


Wakajati Sumut didampingi Asintel Dwi Setyo Budi Utomo, dan Kasi E Karya Graham Hutagaol dan Firman Halawa diterima langsung oleh Kajari Ibu Futin Helena Laoly didampingi Kasi Intel Alex Silaen Kasi Pidum M.Salim Harahap, Kasi Datun Arpan serta Kasi lainnya.


Sebelum acara rapat koordinasi terkait pemantauan persiapan Kejari Gunung Sotoli pada Pilkada 2020, Wakajati Sumut Jacob Hendrik Pattipeilohy mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Kasi Pidum M. Salim dilanjutkan dengan dialog dengan para Kasi dan pegawai dilingkungan kerja Kejari Gunung Sitoli. Dialog tersebut berjalan dengan baik. Asintel pada kesempatan tersebut juga memberikan motivasi agar dalam kondisi sekarang satu kejari induk yaitu Kejari Gunung Sitoli mempunyai wilayah hukum 3 kabupaten baru yaitu Kabupaten Nias Utara, Nias Barat dan Nias Timur SDM di Kejari Gunung Sitoli tetap siap melaksanakan tugas dan fungsinya di dalam menghadapi Pilkada 2020. Wakajati juga mendatangi beberapa ruangan dan memastikan seluruh staf dan pegawai siap dalam menghadapi pesta demokrasi dan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.


Wakajati juga melihat langsung kesiapan Posko Pemantau Pilkada Kejari Gunung Sitoli 2020 termasuk kesiapan SDM yang bertugas di posko.


Dalam arahannya, Wakajati Sumut menyampaikan bahwa kedatangan Tim Monev kali ini adalah untuk menindaklanjuti hasil rapat kerja Selasa (3/11/2020) yang digelar secara vicon dan diikuti seluruh Kajari, Kasi Pidum, Kasi Intel, dan Kasi Datun se Sumatera Utara yang daerahnya menyelenggarakan Pilkada serentak 2020.


"Monitoring dan evaluasi yang dilakukan adalah untuk memastikan sudah sejauh mana masing-masing Kejari dalam menindaklanjuti hasil rapat kerja kemarin, kita berharap masing-masing memiliki terobosan dan konsep yang akan dijalankan dalam mengawal Pilkada tahun ini," katanya.


Penguatan skill, lanjut Jacob Hendrik bahwa dalam mengusung strategi, konsep dan bagaimana menggerakkan anggota di lapangan dalam mengawal dan memantau tahapan sampai pada pelaksanaan Pilkada Gunung Sitoli 2020, perlu didukung data yang akurat dan valid.


"Kita harus memastikan dalam tahapan Pilkada ini di lini mana bisa terjadi kerawanan dan apa upaya yang harus kita lakukan di lapangan," bebernya.



Asintel Kejati Sumut Dwi Setyo Budi Utomo menyampaikan bahwa proses pemantauan Posko Pilkada Gunung Sitoli 2020 secara real time harus melaporkan sudah sejauh mana tim yang ada di lapangan dalam mengumpulkan data dan melaporkannya ke pimpinan.


"Harapan kita, seluruh Kejari khususnya Kejari yang daerahnya menyelenggarakan Pilkada melaporkan data-data terbaru yang ditemukan di lapangan," katanya.


Secara khusus, tambah Asintel seluruh ASN, Jaksa dan pegawai benar-benar netral dalam Pilkada serentak 2020. Patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan tugas di lapangan. (mtc/.rel)

Penulis
: Ismail
Editor
: Faeza
Tag:Kejati Sumut

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.