Berita Sumut

Tiga Pemuda yang Bunuh Pemilik Kos-kosan Lolos dari Penjara Seumur Hidup

Faeza
Ismail/Matatelinga.com
Tiga pemuda asal Nias yang didakwa membunuh seorang pemilik kos-kosan di Medan lolos dari pidana penjara seumur hidup sebagaimana tuntutan JPU, Rabu(13/10/2021)
MATATELINGA, Medan: Tiga pemuda asal Nias yang didakwa membunuh seorang pemilik kos-kosan di Medan lolos dari pidana penjara seumur hidup sebagaimana tuntutan JPU. Majelis hakim yang diketuai Denny Lumban Tobing menjatuhkan hukuman bervariasi untuk ketiga terdakwa.


Ketiga terdakwa yakni Faonasekhi Zamago dihukum 20 tahun penjara; serta dua rekannya Bezisokhi Zalukhu dan Aperseven Zalukhu masing-masing dihukum 18 tahun penjara.


Putusan terhadap ketiganya dibacakan dalam persidangan yang digelar secara virtual di Cakra IX Pengadilan Negeri Medan, Rabu (13/10/2021).


Majelis hakim menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana kepada korban Djie Goon Gunawan alias Acek sebagaimana dakwaan JPU dalam pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP.


"Menyatakan para terdakwa melakukan pembunuhan secara berencana," ucap hakim Denny L Tobing.



Atas putusan ini JPU Fransisca dan Ketiga terdakwa menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya ketiga pemuda itu dituntut pidana penjara seumur hidup.


Menanggapi putusan ini, Shelly salah seorang putri korban mengaku tidak puas atas putusan tersebut. Menurutnya putusan ini tidak setimpal dengan perbuatan pelaku yang telah menghilangkan nyawa ayahnya.


"Tidak puas. Seharusnya seumur hidup lah kan terbukti berencana dan dinyatakan bersalah. Makanya kami berharap jaksa banding,"sebut Shelly.


Penulis
: Ism
Editor
: Ism

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.