Berita Sumut

Tanggapan Albiner Soal Aksi Demo Tutup TPL

Faeza
Yin/matatelinga
 Tokoh masyarakat Habornas (Habinsaran, Borbor, Nassau) Albiner Sitorus
MATATELINGA, Toba; Menanggapi aksi masyarakat pada Jumat, (14/1/22) di halaman kantor bupati Balige Kabupaten Toba yang menuntut perusahaan penghasil Pulp ini tutup, tokoh masyarakat Habornas (Habinsaran, Borbor, Nassau) Albiner Sitorus yang juga sebagai ketua Mitra Kamtibmas Toba (PMK) angkat suara.


Albiner Sitorus berpendapat bahwa semua tuntutan tersebut sudah terjawab dibeberapa aksi mereka sebelumnya.


Ada 4 poin yang dituntut mereka. Satu,menurut saya tidak seyogianya dilaksanakan karena sudah terjawab dan sebagian di luar hak dan tugas pemerintahan Toba, seperti poin 1 dan 2 yg mengatakan tidak ada Hukum Adat dan tanah Ulayat Toba oleh Pemerintah Toba.


Menurut Albiner bahwa pernyataan Sekda Audy Murphi Sitorus secara terbuka sudah diklarifikasi melalui media sosial bersama wartawan yang menuliskan berita tersebut dan merupakan kesalahan teknis pemberitan.



Sementara point 3 tentang pencabutan ijin konsesi oleh bupati, bukanlah hak atau wewenang bupati. “Itu urusan Kementerian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup. Masalah perampasan hutan adat oleh TPLpun tidak ada. Kalau hal ini terjadi, saya rasa berkas laporan masyarakat sudah ada dan ditangani Polres Toba. Yang ada sekarang adalah lahan masyarakat yang dikelola PT. TPL merupakan hasil kesepakatan bersama dan tidak ada pemaksaan” terang Albiner



Albiner menilai bahwa satupun alasan untuk menutup PT. TPL tidak memenuhi syarat, dan seharusnya masyarakat harus bekerjasama kepada Pemerintah Toba untuk mengurus pelepasan Hutan Adat yang masih berstatus Hutan Lindung. “Kita tidak boleh selalu menyalahkan Pemkab Toba. Kita harus mendukung dengan adanya perusahaan yang dapat membantu pembangunan Toba dan memperbaiki kekurangan perusahaan. Kita tak perlu ngotot untuk menutup perusahaan PT. TPL” terang Albiner.


Perusahaan TPL selama ini telah banyak membantu warga Toba dan Albiner berpendapat bahwa aksi ini menutup TPL ini tidak boleh hanya mengandalkan kepentingan kelompok. “Kita harus secara luas melihat masyarakat Toba yang banyak menggantungkan hidupnya kepada perusahaan . Kalau TPL tutup, pasti terjadi pengangguran besar di Toba dan sebagian masyarakat tidak dapat melanjutkan pendidikan” ungkapnya dengan tegas. (Mtc/Yin)


Penulis
: Yin
Editor
: Ism
Tag:Tanggapan Albiner Soal Aksi Demo Tutup TPL

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.