Berita Sumut

Sopir Truk Penabrak 11 Kendaraan di Simalungun Ditangkap

Faeza
Mtc/ist
Personil Buru Sergap Satlantas Polres Simalungun berhasil menangkap sopir truk yang menabrak 11  kendaraan di Jalan Asahan/Jala Pematang Siantar-Perd
MATATELINGA, Simalungun: Personil Buru Sergap Satlantas Polres Simalungun berhasil menangkap sopir truk yang menabrak 11 kendaraan di Jalan Asahan/Jala Pematang Siantar-Perdagangan Km 4-5, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, Kamis (19/11). Dia masih diperiksa untuk mempertanggungjawabkan peristiwa yang mengakibatkan 5 orang meninggal dunia itu.


Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo mengatakan, sopir truk yang ditangkap bernama Suratman (57), warga Huta Sidodadi Nagori Pematang Silampuyang, Kecamatan Siantar, Simalungun. Dia ditangkap di kawasan Simalungun.

“Yang bersangkutan kita amankan setelah adanya laporan masyarakat atas keberadaannya melalui aplikasi Horas Paten milik Polres Simalungun,” katanya.


Setelah ditangkap, Suratman digelandang ke Mapolres Simalungun. "Tersangka Suratman sedang diperiksa di Mapolres Simalungun," tutur Agus.


Perwira dengan tanda pangkat melati dua ini turun langsung ke lokasi kecelakaan. Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat truk Mitsubishi Fuso BM 8238 ZU melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pematang Siantar menuju arah Perdagangan. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan itu mengalami rem blong.



Truk kemudian menabrak 6 unit mobil dan 5 unit sepeda motor di depannya. Akibat kejadian ini 5 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia yakni pengendara Yamaha Vixion BK 6208 TAU, Hotdiman Sidabutar (58), warga Jalan Asahan, Simpang Karang Anyer, Kelurahan Dolok Marlawan, Siantar, Kabupaten Simalungun bersama 3 cucunya: Digibran Nathanael Sidabutar (3), Fincent Rey Amsal Sidabutar (7), dan Love Viona Angely Sidabutar (6). Seorang lainnya yaitu pengendara Sepeda motor Yamaha Mio BK 5258 WAA bernama Carles Sianipar (45), warga Jalan Bunga Jaitun, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Simalungun.


Sejumlah pengguna jalan juga terluka dalam peristiwa ini. Selain korban jiwa dan luka, kerugian materi akibat kecelakaan itu mencapai Rp50 juta.


Seusai kejadian, Satlantas Polres Simalungun dibantu Tim Traffic Analisis Accident (TAA) Polda Sumut melakukan olah TKP. Mereka memeriksa kondisi truk. “Hasilnya ditemukan bahwa kondisi truk tersebut tidak layak jalan,” imbuh Agus. (mtc/fae)

Penulis
: Faeza
Editor
: Faeza
Tag:laka lantasPolres SimalungunSimalungun

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.