Berita Sumut

Satpol PP Madina Amankan 10 orang, Berantas Pekat

Administrator
Reza/Matatelinga
Sepuluh orang Pasangan tak sah diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal. Kesepuluh pasangan tanpa hubunga
MATATELINGA, Mdina- Sepuluh orang Pasangan tak sah diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal. Kesepuluh pasangan tanpa hubungan yang jelas ini diamankan dari dua tempat yang berbeda.



Delapan orang pasangan diamankan di Hotel Istana jalan merdeka Panyabungan dan cafe di Kampung rambutan. Operasi penyakit masyarakat yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ketentramanan dan Ketertiban Umum (Trantibum) Ismail Saleh Dalimunthe. 10 orang ini akhirnya diserahkan tim satpol PP kepada Dinas Sosial Kabupaten Madina.


Sebelumnya menurut Ismail, Satpol PP sudah beberapa hari melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di beberapa wilayah di Kota Panyabungan. Ismail menyatakan razia ini dilakukan sesuai dengan instruksi dari Bupati Madina, H.M Jakfar Sukhairi Nasution.


"Razia ini sesuai dengan perintah bupati untuk menekan pekat yang semakin merajalela di Kota Panyabungan. Malam ini kita jaring 10 orang pasangan bukan suami istri," jelasnya ketika ditemuimatatelinga.comSelasa (1/3/2022) siang.



Ismail menceritakan kesepuluh orang ini, ditemukan di dalam kamar. Dia juga menceritakan bahwa beberapa pasangan juga sudah hampir melakukan suami istri di dalam kamar.


"Ada yang sudah hampir melakukan hubungan suami istri. Malam tadi kita sudah periksa mereka masing-masing. Dan sudah mengakui perbuatan mereka," ucap Ismail.


Dari sepuluh orang yang diamankan ini, ada seorang yang melompat dari lantai dua hotel istana. Hal ini dilakukannya karena ketakutan ketika didatangi oleh Satpol PP.


"Saya ketakukan bang. Soalnya satpol PPnya datang tiba-tiba dan saya terkejut. Saya tidak ada melakukan apa-apa. Kebetulan karena kami dari Rantau Prapat dan ingin mengambil ijazah di Purba kebetulan juga karena kemalaman makanya kami mencoba untuk menginap di hotel," ucap AI ketika ditanyamatatelinga.commengapa dia melakukan perlawanan.


Kesepuluh orang yang diamankan oleh satpol PP malam tadi antara lain, AFRL warga Gunung Tua, kabupaten Madina. Kemudian, AI, NJR, MK, warga Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Kemudian, AS, warga Kayu Laut, HH, warga Panyabungan Tonga, AR, warga Sibanggor, dan RN warga kampung Padang. (Reza)

Penulis
: Reza
Editor
: Amrizal
Tag:Satpol pp madinaIndexMatatrlinga.comMatatrlinga compenyakit masyarakatProtitusiraziaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.