Berita Sumut

Remaja di Deli Serdang Digilir 7 Pemuda, Kini Hamil dan Melahirkan

Faeza
Mtc/ist
Seorang remaja perempuan di Kecamatan Galang, Deli Serdanghamil dan melahirkan setelah berulang kali dicabuli 7 pemuda. Dua di antara pelaku telah diamankan polisi. 

MATATELINGA, Medan: Seorang remaja perempuan di Kecamatan Galang, Deli Serdanghamil dan melahirkan setelah berulang kali dicabuli 7 pemuda. Dua di antara pelaku telah diamankan polisi.

Berdasarkan informasi dihimpun, remaja yang menjadi korban pencabulan berinisial DH (16). Sementara dua pelaku yang telah ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polresta Deli Serdang masing-masing R (18) warga Desa Nogo Rejo, Kecamatan Galang, Deli Serdang, dan LAM (19), warga Desa Bandar Dolok, Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang.

“Lima pelaku sudah diketahui identitasnya dan masuk DPO (Daftar Pencarian Orang)," ucap Wakapolresta Deli Serdang, AKBP J Sirait, Jumat (22/1).

Kelima orang yang tengah diburu masing-masing M (24), warga Bandar Dolok, Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang dan empat warga Nogo Rejo, Kecamatan Galang, Deli Serdang, berinsial YS (21), RR (23), I (24), dan LAT (22).

Pencabulan terhadap PR bermula pada Januari 2020. Ketika itu, R dan LAM menjemput PR dengan alasan ingin menonton pertandingan futsal. Namun ternyata remaja perempuan itu dibawa ke gubuk di areal perkebunan sawit. Kedua pemuda itu menggagahinya di sana.

Awal Februari 2020, R dan LAM kembali membawa PR ke gubuk di kebun sawit itu. Di sana sudah menunggu M dan YS. Keempatnya bergantian menyetubuhi korban.

Masih di bulan Februari 2020, R dan RR menjemput PR dan kembali membawanya ke gubuk di perkebunan sawit itu. Mereka menyetubuhi remaja itu bersama M dan YS yang menunggu di sana.

Pada April 2020, R dan RR mencabuli korban bersama I dan LAT. "Pencabulan terakhir ini dilakukan di areal perkuburan Kristen di Desa Nogo Rejo," papar J Sirait.

PR hamil. Apa yang dialami remaja itu akhirnya terbongkar pada Juli 2020. Orangtuanya langsung mengadu ke Polresta Deli Serdang dengan tanda bukti lapor Nomor: LP/380/VII/2020/SU/RESTA DS, tanggal 27 Juli 2020.

Kasus itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Deli Serdang. "Namun para pelaku tidak ditemukan, mereka melarikan diri," J papar Sirait.

Korban melahirkan seorang anak pada November 2020. Dia masih tinggal bersama orangtuanya.

Petugas akhirnya mendapat informasi 2 di antara 7 pelaku pulang ke rumahnya. Keduanya diringkus.

Para pelaku pencabulan terhadap anak ini dikenakan Pasal 81 ayat (2) subs Pasal 82 ayat (1) UU jo Pasal 76D UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman maksimalnya 15 tahun penjara,” tutup J Sirait. (mtc)

Penulis
: Faeza
Editor
: Faeza
Tag: Berita terkini Matatelinga.com.matatelinga.com/matatelinga.com Matatelinga comPolresta deliserdangTerkiniasusialCabul

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.