Berita Sumut

Pengacara dianiaya, KAUM minta Kapolsek Medan Helvetia Segera Tangkap Pelaku.

Administrator
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan: Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap Agung Harja, SH, seorang pengacara, mendapat kecaman dari Korps Advokat Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (KAUM).KAUM meminta agar Kapolsek Medan Helvetia segera menangkap dan menindak pelaku penganiayaan tersebut.





Berawal pada Selasa 12 Januari 2021 lalu sekira pukul 19.30 Wib, Agung Harja (korban) yang berprofesi sebagai pengacara, ketika itu dihubungi melalui via handphone oleh kliennya berinisial ET (42) dan diminta untuk mendampingi melakukan pembicaraan atau perundingan dengan keluarga dari lawan perkara dari kliennya tersebut.


"Saya janjian ketemu dengan klien saya Pak ET sekira pukul 19.30 Wib, lalu pak ET menjumpai saya pukul 20.00 Wib. Setelah itu pergilah kami ke Budi Cafe yang beralamat di jalan Setia Luhur, Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, dan setiba di lokasi kami diterima oleh pak Budi yang disebut-sebut sebagai pemilik Cafe yang rumahnya tepat di belakang Cafe itu" ujar Agung Harja saat Siaran Pers KAUM pada Jumat (15/1/2021) sekira pukul 14.30 Wib di Sekretariat KAUM Jl. Waringin No. 29/30 Medan.


Korban mengatakan bahwa saat pertemuan selama beberapa menit pembicaraan masih berlangsung baik tanpa adanya emosional dari pihak klien maupun dari pihak lawan perkara kliennya tersebut.


"Selang berapa menit kemudian, pembicaraan yang awalnya baik tiba-tiba menjadi ricuh, dikarenakan emosi salah satu dari pihak keluarga lawan perkara klien saya. Kemudian pak Budi berkata malu kita ribut didalam Cafe ini, dan mempersilahkan kami untuk melanjutkan pembicaraan dirumahnya," kata Agung.






Kemudian, ketika Agung bersama klien beserta istri dan anak dari kliennya itu masuk kedalam rumah Budi, pihak keluarga lawan perkara kliennya tersebut sudah tampak emosi dan nyaris baku hantam dengan kliennya.


"Karena nyaris baku hantam, lalu saya lerai dan mencoba untuk melakukan perundingan diantara mereka," tutur Agung Harja.


Lalu, pihak lawan perkara kliennya yang masih tersulut emosi itu sembari mempertanyakan kedudukan Agung Harja, kemudian dijawab korban bahwa dirinya adalah kuasa hukum dari ET dan Agung pun memperlihatkan Surat Kuasa Khusus kepada pihak lawan perkara kliennya tersebut.



Penulis
: boby
Editor
: Amrizal
Tag:KaumPolsek HelvetiabliblidiniayaIndexpengacara dinaiayaTraveloka

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.