Berita Sumut

Medan Kota Strategis Tangkal Radikalisme

Faeza
Mtc/ist
Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Kupas Tuntas Akar Masalah Perpecahan Dalam Agama Islam.
MATATELINGA, Medan: Adanya segelintir kelompok yang mengklaim bahwa kelompok dia lah yang akan selamat di yaumil akhir kelak menjadi salah satu akar persoalan perpecahan.


Hal ini diungkapkan oleh Ustadz Amran Hidayat Saragih yang menjadi narasumber dalam Focus

Group Discussion (FGD) dengan tema Kupas Tuntas Akar Masalah Perpecahan Dalam Agama Islam.


FGD yang berlangsung pada Kamis (29/4/21) di Hotel Garuda Plaza Medan ini diselenggarakan dalam rangka semarak Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor ke 87 tahun.



"Akar Permasalahan perpecahan kita dalam agama islam adalah akar tunggal, yaitu dia harus tahu mana hak dan kewajiban menilai. Adanya segelintir kelompok yang mengklaim bahwa kelompok dia lah yang akan selamat di yaumil akhir kelak adalah persoalan," kata Ustad Amran.


Dikatakannya, khittoh dakwah sebenarnya adalah hikmah, tetapi saat ini hikmah ini lah yang bergeser yaitu khittoh dakwah menjadi hukum. Menurutnya, seorang muballigh harus mampu menyentuh hati jamaah. Bukan menjadikan mimbar untuk mencaci org dan menyalahkan seseorang.


"Jalan masuk surga itu banyak sekali tapi jangan merasa dia paling benar. Tugas kita hidup adalah menjaga ketersinggungan dengan seseorang. Jikakita mampu melihat kesalahan kita maka itulah nikmat terbesar bagi kita," jelasnya.


Wasekjen DPP GP Ansor dalam sambutannya menyampaikan forum ini sebenarnya adalah ajakan berjihad pada bulan Ramadhan untuk pencegahan deradikalisasi.


"Medan merupakan tempat yang kita anggap penting untuk menangkal paham radikal. Kegiatan ini dilaksanakan untuk kita bagaimana mencari solusi agar masyakat kita bisa hidup berdampingan walaupun dengan perbedaan," paparnya.



FGD yang dilaksanakan oleh PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan ini digelar bekerjasama dengan Polrestabes Medan dan dihadiri oleh Kasat Intelkam Polrestabes Medan AKBP Ahyan, S.Sos, MM.


Sedangkan para peserta FGD terdiri dari sekitar50 orang yang berasal dari Organisasi keagamaan, organisasi Kemahasiswaan dan Organisasi Kepemudaan diantaranya hadir Mewakili DPP GP Ansor Ahmad Zabidi (Wasekjen DPP GP Ansor), mewakili DPW GP Ansor Prov. Sumut DR. Ricky Fadli Sitorus, M. Husein Tanjung (Ketua PC GP Ansor Kota Medan dan Dahniel Sitorus (Sekretaris PC GP Ansor Kota Medan).


Dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) hadir Tengku Suhaimi, Anshari, Al Fauzan R Simangunsong, Putri Ashal dan Ibnu Hakim.


Juga hadir dari HIMMAH Kota Medan diantaranya Mudhofir Hawari, M Yunus, Kurniawan, dan Abdi.


Dari Pemuda Muhammadiyah Kota Medan hadur M. Iqbal Rizali, Zulfahmi, Irsan Armadi serta M. Yani serta dari Ikatan Pelajar NU hadir Julhamdi Lubis, Aswan Rohany Hasibuan, dan Zulhamdi Batubara. Tak ketinggalan, dalam FGD ini juga hadir bekas napi kasus terorisme M Rizal Lubis dan Imran.(*/mtc)

Penulis
: Faeza/rel
Editor
: Faeza

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.