Berita Sumut

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungbalai Mangkir Dari Panggilan Jaksa

rizky
Riki/matatelinga.com
Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungbalai
MATATELINGA, Tanjungbalai : Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai, HjD, mangkir dari panggilan Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Asahan, sebagai saksi atas dugaan korupsi di dinas perpustakaan dan arsip tahun anggaran 2018.



Pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, akan melakukan pemanggilan ulang terhadap HjD pekan depan.


"Pemanggilan kita jadwalkan ulang senin depan. Masih Permintaan keterangan sebagai saksi," Kata Kepala Seksi Inteligen, Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, Andi Sahputra Sitepu, SH. dikonfirmasi Jum'at, (02/12/2022).


Baca Juga:DIPA dan Dana TKD Sumut Naik Rp3,83 Triliun, Edy Rahmayadi Tekankan Enam Fokus Utama Tahun 2023

Menurut Kepala Seksi Intelijen, Andi Sitepu, sebelumnya, pihak kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan telah menyampaikan surat pemanggilan terhadap HjD untuk diambil keterangannya pada Senin 28 November 2022 lalu.


Karena alasan yang ada kegiatan diluar daerah pada hari dan tanggal yang sama, maka HjD menyampaikan akan menghadiri pemanggilan penyidik pada Kamis 1 Desember 2022 kemarin. Namun pada Kamis tersebut HjD, ternyata tidak juga hadir memenuhi panggilan Penyidik.



Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai, HjD dikonfirmasi Matatelinga.com mengaku tidak mangkir dari panggilan pihak kejaksaan. HjD berdalih belum ada menerima surat panggilan dari pihak penyidik .


Penulis
: Riki
Editor
: Rizky
Tag:Kejari Tanjungbalai-AsahanKejari Tanjungbalai AsahanMatatelingaMantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota TanjungbalaiTanjungbalaiTerkinikorupsimangkirpanggilan Penyidik Kejaksaan NegeriSaksi

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.