Berita Sumut

Maimon - Lapmer, Terus Kemana?

Administrator
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan- Dua pekan belakangan, rute bersepeda bersama Bang Choking Susilo Sakeh, karib sekaligus senior saya, cetek. Kumpul di Istana Maimon, finish di Lapmer (Lapangan Merdeka).



Di alun-alun kota itu, ya ngumpul lagi. Bareng rekan sehobi dan punya sepeda, tentunya. Tiap pekan, pesertanya applausan. Dua minggu lalu, ada Emo, Denny Sitohang dan Robby Galung.


Minggu barusan lewat ini, ketiganya absen. Digantikan Amrizal SH dan Nurhalim Tanjung. TKP ngumpulnya pun beda. Dua minggu lalu di depan kantor pos. Minggu kemarin, depan kantor sebuah bank.


Hanya kunyahan dan minumannya yang mirip. Kopi dan bubur ayam. Uniknya, pas Minggu kemarin, pedagang buburnya sEmpat curhat. Sebelum sesi dimintai tolong jepret-jepret kami.


BACA JUGA:Warga Namo Gajah Medan Tuntungan Keluhkan Jalan Rusak
Si penjual bubur ayam, dilema. Gundah gulana dan galau. "Ada yang nandokin kami, bang. Ada yang minta uang, tak sedikit yang minta bubur gratis,"kata si penjual.


Daganganya dipalak. Orang yang memalak, berganti-ganti. Ada yang berjalan kaki, naik sepeda motor juga ada. Ada lagi yang bayar bubur ayam cuma Rp5000, padahal normalnya Rp15.000.


Kenapa tak mengadu? Ke nomor centre 110 misalnya? "Nggak tau mau ngadu kemana, bang. Sama aja, kurang ditanggapi."


Lah kok sama, nggak tau mau kemana? Karena jujur, kami pun tak tahu mau kemana setelah bersepeda rute cetek, Maimon - Lapmer.


Setelah perut kenyang, minum secangkir kopi, satu persatu peserta bersepeda, pamit. Bang Nurhalim duluan hambus. Alasan mau hadiri hajatan pesta teman.


Menyusul saya, bang Choking dan Bang Amrizal. Bingung mau gowes kemana lagi, setelah perut terisi full. Akhirnya, ya bubarblas.


Balik ke rumah masing-masing. Tinggallah penjual bubur ayam, yang harap-harap cemas akan dipalak entah oleh siapa lagi. Mdh2 an bala bantuan poliisi segera datang. Menghapus pupus asa penjual bubur ayam yang jadi langganan dipalak preman. Semoga saja disegerakan.


Penulis
: Mtc/rel
Editor
: Amrizal
Tag:Polrestabes Medanpolsek Medan BaratPungli lapangan MerdekablibliIndexpedagang mengeluhtangkap pungliTraveloka

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.