Berita Sumut

Lima Anggota Polisi Terbukti Mengetahui Adanya Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif

atar
Matatelinga/ist
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
MATATELINGA, Medan - Lima anggota Polri yang bertugas di Polres Langkat dan Binjai yang diduga terlibat dalam kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, telah menjalani sidang kode etik maupun disiplin.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan dalam kasus ini 4 anggota Polres Langkat dan satu anggota Polres Binjai memiliki peran mengetahui namun tidak melaporkan kepada pimpinan.


Hal itu terungkap setelah kelima anggota Polri ini sudah menjalani sidang di Propam Polda Sumut.

"Peran lima orang itu, mereka mengetahui tetapi mereka tidak melaporkan kepada atasannya atau pimpinannya. Kemarin sudah disidangkan putusannya pun sudah diterima masing-masing anggota," sebut Hadi, Selasa (24/5/2022).

Menurut Hadi, kelima anggota Polri itu tidak terbukti terlibat langsung dalam kasus tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin yang diduga disebabkan karena penganiayaan.


Penulis
: amrizal
Editor
: atar
Tag:Bupati Langkat non aktiflima anggota Polisimengetahui adanya kerangkeng

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.