Berita Sumut

Ketua TP PKK Kota Medan : Lindungi Anak Dari Penyakit Berbahaya Hingga Tumbuh Lebih Sehat & Produktif

rizky
Kominfo Medan
Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Medan, Jum'at (10/06/2022)
MATATELINGA. Medan - Diselenggarakan di Gedung Pelindo Jalan Stasiun Belawan, Jum'at (10/06/2022). Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Medan. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan sehingga pelaksanaan BIAN berjalan lancar sekaligus mampu melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya sehingga tumbuh lebih sehat dan produktif.



Dikatakan Ketua TP PKK, BIAN merupakan upaya Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia menutup kesenjangan imunitas kesehatan masyarakat. Pemberian imunisasi, jelasnya, terbukti mampu melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya. Dengan demikian anak-anak nantinya tumbuh lebih sehat dan produktif.


“Pemberian imunisasi terbukti mampu melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya, terutama penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti Hepatitis B, TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Influenza, Folio, Campak, Rubella sehingga anak Indonesia, terutama anak di Kota Medan lebih sehat dan produktif lagi,” kata Ketua TP PKK.


Baca Juga:


Guna kelancaran dan keberhasilan BIAN ini, kata Ketua TP PKK, tentunya sangat dibutuhkan dukungan dari semua, terutama orang tua. “Semua orang tua yang memiliki anak usia 9 bulan sampai 15 tahun, sangat diharapkan untuk berpartisipasi aktif dengan memastikan anaknya sudah mendapatkan imunisasi pada BIAN tahun ini atau belum,” ungkapnya.


Ketua TP PKK didampingi unsur Forkopimda Kota Medan dan Kadis Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah serta segenap camat, kemudian meninjau pelaksanaan vaksinasi massal. Selain memberi motivasi anak agar tidak takut divaksin, Ketua TP PKK juga memberikan sejumlah mainan kepada anak yang tidak takut divaksin sehingga mendorong anak lainnya ikut vaksin tanpa ragu sedikit pun.



Sementara itu Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setdako Medan HM Sofyan menjelaskan, ada dua jenis kegiatan vaksinasi pada BIAN. Dikatakannya, kegiatan imunisasi kejar bertujuan untuk melengkapi status imunisasi dasar bagi anak usia 9 s/d 59 bulan. Sedangkan imunisasi tambahan Campak Rubella diberikan bagi anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun tanpa memandang status imunisasinya.


“Melalui imunisasi ini, insya Allah anak-anak dapat terhindar dari penyakit berbahaya yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Sofyan menyampaikan pidato tertulis Wali Kota.


Penulis
: Amrizal
Editor
: Rizky
Tag:Ketua TP PKK Kota MedanMatatelingaTerkiniVaksinasi Massal BIAN

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.