Senin, 09 Februari 2026 WIB

Kepala Benjol Saat Meliput, Wartawan Online Datangi SPKT Polrestabes Medan

- Selasa, 15 Maret 2022 00:11 WIB
Kepala Benjol Saat Meliput, Wartawan Online Datangi SPKT Polrestabes Medan
Suriyanto/Matatelinga.com
Seorang wartawan media online di kota Medan mengalami kejadian tak menyenangkan saat melakukan tugas jurnalistik, meliput penertiban parkir di Jalan Irian Barat yang didiga dilak
MATATELINGA, Medan- Seorang wartawan media online di kota Medan mengalami kejadian tak menyenangkan saat melakukan tugas jurnalistik, meliput penertiban parkir di Jalan Irian Barat yang didiga dilakukan oleh petugas gabungan dari Satlantas Polrestabes Medan, Satpol PP, Dishub kota Medan pada, Senin(14/3 2022), pagi.


Akibat kejadian itu, Kepala Muhammad Habibilah Al-Fath ( 31) warga Jalan Tiada benjol lantaran terjedut pintu mobil saat dipaksa masuk ke dalam mobil milik satpol PP lantaran dituding sebagai provokator.

" Saat itu saya lihat ada keramaian, pas saya cek ternyata ada penertiban parkir di Jalan Irian Barat, lalu saya liput lah kegiatan tersebut, saat itu beberapa petugas ingin membawa beberapa orang petugas parkir ke atas mobil.

Lalu saya bilang jangan dibawa dulu, kan ada pengawas parkirnya, sambil merekam kejadian itu, saat itu beberapa petugas menarik paksa saya, lalu saya bilang saya wartawan yang lagi meliput kegiatan, namun saya langsung dipaksa untuk ikut dan dimasukkan ke dalam mobil Satpol PP.

Saya nggak maulah, namun salah seorang anggota Satlantas Polrestabes Medan dengan paksa membawa saya hingga mengakibatkan kepala saya benjol," ucap korban pada awak media saat diwawancarai di depan Bag OPS Polrestabes Medan.

[br]

Katanya lagi, saat itu ia juga sudah berkomunikasi sama Kasi Parkir Dishub kota Medan, Pak Angga juga sudah kenal namun para petugas gabungan secara beramai memperlakukannya dengan kasar.

"Yang narik saya oknum Polisi dari Satlantas Polrestabes Medan. Setekah itu aku ke SPKT Polrestabes Medan untuk membuat pengaduan,"ucap korban.

Menanggapi hal ini, Kasat lantas Polrestabes Medan, AKBP Sony Siregar langsung bertindak cepat melakukan mediasi dengan menelpon Pimpinan redaksi media online tersebut.


" Ya saya atas nama Kasat Lantas Polrestabes Medan meminta maaf kepada rekan kita, yang merupakan wartawan yang menjadi mitra kita sehari-hari dalam bertugas atas kejadian yang terjadi.

Kedepan peristiwa ini jangan sampai terulang kembali, saya minta pada anggota saya juga agar selalu mengedepankan profesionalitas dalam bertugas,"ucap Sony saat ditemui di salah satu cafe di Jalan HM Said, tak jauh dari Polrestabes Medan.

Katanya lagi, setelah kejadian ini, Satlantas Polrestabes Medan pun bersama Kabid Parkir Dishub kota Medan, Nikmal Lubis langsung mengumpulkan personel yang terlibat di Bag OPS Polrestabes Medan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.

[br]

Sementara itu, Kabid Parkir Dishub kota Medan, Nikmal Lubis pada awak media di Polrestabes Medan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan penertiban yang sebelumnya sudah dilaksanakan.

" Kegiatan ini merupakan penertiban yang sudah berjalan selama 1 Minggu, dan hari ini seperti biasa kita bergerak ke lokasi-lokasi yang ditentukan terkait e parkir. Salah satu lokasi adakah Jalan Irian Barat, kejadian yang terjadi mungkin hanya miss komunikasi saja.


Karena dari pihak Dishub dan kepolisian dan petugas yang ikut dalam kegiatan mungkin tidak mengetahui bahwasanya salah satu yang diamankan itu adalah seorang pers ataupun dari media.

Jadi disini kita selaku Dinas perhubungan kota Medan memohon maaf atas kejadian tersebut. Dan ini bukan rekayasa ataupun ada permainan apa didalamnya, ini adalah sekedar miss komunikasi saja dan salah paham saja, mungkin saat itu suasana sudah ramai yang menimbulkan kemacetan hingga terjadi peristiwa itu seperti yang rekan-rekan lihat pada videonya yang beredar,"pungkas Nikmal Lubis. ( Suriyanto )
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru