Berita Sumut

Kabarnya, Narapidana Keluhkan Jatah Makan Dilapas Tanjungbalai

Administrator
Matatelinga.com
Porsi jatah makan untuk 6 orang warga binaan diLapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan Kemenkum HAM Sumut
MATATELINGA, Tanjungbalai: Kabarnya, Warga binaan dilembaga permasyarakatan lapas kelas IIB Tanjungbalai Asahan, mengeluhkan porsi jatah makan yang sedikit dan tidak standar yang diberikan oknum Lapas. Tak hanya itu kabarya pihak lapas dan ada pihak ketiga, melarang pengiriman makanan dari luar,


Para napi dan pengunjung diharuskan hanya membeli makanan dan lainnya dikantin lapas .



"Sedikit kali, jatah itu dibagi untuk berapa orang, tidak layak, kasian kali mereka (Napi)," Kata Nunuk (45) salah seorang keluarga napi Lapas Tanjungbalai kepada wartawan,Senin (26/9/2022).


Menurut wanita paruh baya itu keluhan tersebut kerap disampai keluarga nya yang menjadi warga binaan maupun napi lainnya ketika bertemu didalam lapas saat dirinya berkunjung.


BACA JUGA:Ketua PDDI Sumut Parlindungan Purba Tandatangani MoU dengan PBB Sumut


Tak hanya itu, katanya pihak keluarga dilarang mengrimanakan makanan, nasi maupun lauk pauk dari luar untuk para napi, larangan itu dilakukan oleh pihak ketiga yang dibantu petugas,para napi dan pengunjung hanya dibolehkan membeli makanan dan lainnya dari kantin lapas.



Akibat larangan itu banyak keluarga narapidana yang mengeluh, dikerankan mahalnya harga yang terapkan dikantin lapas.


Dia berharap, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia meninjau keadaan lapas Tanjungbalai Asahan terkait hal tersebut


"Kita harap setelah adanya pemberitaan ini nanti kemenkum HAM melakukan peninjauan," Harap Nunuk.



Sementara itu, Kasi Binadik Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Marlon Brando SH dikonfirmasi mengatakan pihak lapas hanya melarang pengiriman makanan pabrikan alasannya dikarenakan potensi menimbulkan sampah, namun kata Marlon keluhan itu telah ditanggapi



"Sudah kita tanggapi keluhan keluarga binaan, kalau pengiriman makanan seperti lauk pauk sudah dibolehkan, hanya saja yang tidak boleh makanan pabrikan alasan karena berpotensi menimbulkan sampah,dan kalau soal jatah makanan nanti kita cek persoalan itu, " kata Marlon


Sementara terkait adanya pihak ketiga yang diisukan berkuasa didalam lapas Marlon, engan berkomentar hal itu, " Soal itu saya gak bisa jawab " Katanya ketika dikonfirmasi wartawan. (Riki)

Penulis
: RIKI
Editor
: Amrizal
Tag:IndexKeluhkan Jatah MakanMatatelingamatatelinga.commatatelinga comTanjungbalaiWarga Binaan Mengeluhlapas kelas IIBTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.