Berita Sumut

Jubir Bobby-Aulia Anggap Gugatan Akhyar-Salman Konyol dan Memalukan

Faeza
Mtc/ist
Juru Bicara paslon Bobby Nasution dan Aulia Rachman pun bereaksi. Kepada wartawan, mereka menegaskan gugatan Paslon 01 ke Mahkamah Konstitusi (MK) konyol dan memalukan.
MATATELINGA, Medan : Di masa injuri time, tiga hari pasca selesainya rapat pleno dan penghitungan suara dalam Pilkada Medan, yang digelar di Hotel Santika Dyandra Medan, Selas (15/12/2020), pasangan calon (paslon) Akhyar-Salman mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).


Juru Bicara paslon Bobby Nasution dan Aulia Rachman pun bereaksi. Kepada wartawan, mereka menegaskan gugatan Paslon 01 ke Mahkamah Konstitusi (MK) konyol dan memalukan.


Hal itu ditegaskan oleh Sugiat Santoso selaku Juru Bicara Paslon Bobby Nasution dan Aulia Rachman di Sekber, Jalan Cut Mutia, Medan, Sabtu (19/12/2020).


“Gugatan Paslon 01 ke MK itu konyol dan memalukan,” tegas Sugiat Santoso.


Sugiat menilai gugatan ke MK juga salah alamat. Soalnya, Sugiat menambahkan MK tak memproses gugatan proses Pilkada. Melainkan memproses perselisihan penghitungan suara.


“Gugatan perselisihan penghitungan suara itu pun ada syaratnya. Yakni, selisih suaranya 0,5 persen ke atas. Sedangkan kita ketahui perselisihan suara Paslon 01 dan 02 sebanyak 7 persen keatas,” paparnya.


Sementara itu, Juru Bicara Paslon Bobby-Aulia lainnya, Ikrimah Hamidi mengatakan gugatan proses Pilkada Medan 2020 ke MK itu hanya di 15 kecamatan Paslon 02 menang.


“Katanya, ada mobilasi pemilih. Pertanyaannya, apakah ini benar-benar terjadi,” ungkapnya.

Menurut Ikrimah, gugatan proses Pilkada Medan 2020 ke MK itu merupakan hal yang aneh. Terlebih lagi, para saksi Paslon 01 dan 02 telah menandatangani hasil Pilkada Medan di TPSnya masing-masing.


“Kita telah mengikuti bersama penghitungan suaranya di 4303 TPS di Medan dan seluruh saksi 01 dan 02 sudah menandatanganinya. Itukan, berarti hasil perhitungan suara di TPS-TPS itu sudah diakui oleh pihak 01 dan 02,” jelasnya.


Atas dasar itu, Ikrimah sangat menyayangkan ada pihak lain yang akan melegitimasi pelaksanaan Pilkada Medan 2020. Padahal, pelaksanaan Pilkada Medan 2020 sudah berjalan dengan baik.


“Yang digugat itukan KPU. Kami hanya sebagai pihak terkait. Nanti, tinggal kami tanyakan ke KPU Medan. Kami akan persiapkan tim hukum dalam rangka menyikapi gugatan itu,” pungkasnya.


Sementara itu, HT Milwan selaku Ketua Tim Pemenangan Paslon Bobby-Aulia mengajak semua pihak untuk mengikuti aturan yang berlaku.


“Mari kita tunggu hasil Pleno KPU Medan. Sebagai, warga negara yang baik, mari kita taati peraturan. Mari kita serahkan hasilnya kepada penyelenggara Pemilu,” paparnya. (mtc/amel)

Penulis
: amelia
Editor
: Faeza
Tag:Pilkada Medangugatan MK

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.