Berita Sumut

Ini Penjelasan Kapolsek Soal Pupuk Urea yang Sempat Diamankan

atar
Matatelinga.com/ist
Kios pupuk milik Indra Siregar.
MATATELINGA, Labuhanbatu - Terkait penjual pupuk, Indra Siregar yang diamankan di Polsek Bilah Hulu bahwa Candra Rambe membeli pupuk urea subsidi sebanyak 25 sak sesui dengan data pembelian yang dimiliki oleh UD Irfani Tani.

"Jadi begini Candra Rambe beli pupuk urea non subsidi sebanyak 20 yang subsidi 5 sak," kata Indra kepada wartawan, Rabu (22/06/2022).

Sementara Candra Rambe membenarkan kalau pupuk urea yang dibawanya diatas mobil pick up jenis Daihatsu Grenmax ke ladangnya sebanyak 25 sak yang terdiri dari urea subsidi sebanyak 5 sak dan pupuk urea non subsidi sebanyak 20 sak.

Kapolsek Bilah Hulu, AKP RP Panjaitan, SH melalui Kanit Reskrim Ipda R Sirait, SH saat dikonfirmasi Wartawan menjelaskan kalau masalah pupuk milik Candra Rambe yang diserahkan oleh oknum LSM telah diambil keterangan.

"Saat kami periksa bahwa ada 25 sak pupuk urea yang terdiri 5 sak pupuk urea subsidi dan 20 sak pupuk non subsidi. Setelah kami ambil keterangan ada oknum wartawan yang menghubungi saya kalau ada pupuk keluarganya yang diperiksa di Polsek Bilah Hulu, dan wartawan tersebut menyampaikan ke saya, itu pupuk yang mau dipupukkan ke ladang pak Kanit kenapa ditahan di Polsek. Kalau tidak ada pelanggaran pidananya tolong jangan dihambat pak Kanit," sebut Kanit menirukan bahasa oknum Wartawan tersebut.

"Setelah diambil keterangan dari supir dan pemilik pupuk karena tidak ada ditemukan tindak pidana kami memulangkan mereka," tandas Sirait.

Penulis
: Abi Pasaribu
Editor
: atar

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.