Berita Sumut

Dua Jam Bersama, Direktur RSUD HAMS Kisaran Uraikan Dampak Corona

Faeza
mtc/ben
Direktur RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, dr.Edi Iskandar Nainggolan

MATATELINGA, Asahan: Direktur RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, dr.Edi Iskandar Nainggolan menguraikan virus corona atau dalam istilah medis disebut severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan bakteri atau virus yang menyerang sistem pernafasan dan hingga dapat menyebabkan kematian.

"Virus corona dapat menyerang siapa saja , bukan hanya pada golongan lanjut usia (Lansia) namun terhadap orang dewasa maupun anak anak dapat terinfeksi virus corona," ucapnya dalam perbincangan bersama matatelinga.com selama dua jam, Selasa (24/11).

dr.Edi Iskandar Nainggolan yang kesehariannya unik dalam penampilan ini juga mengatakan infeksi virus corona atau Covid 19 awalnya diketahui berasal kota Wuhan China pada akhir Desember 2019 lalu. Penyebaran virus corona tersebut penyebaranan sangatlah cepat termasuk salah satunya di negeri ini penyebaran Covid 19 sangatlah cepat dan dengan cepat pula melumpuhkan sendi sendi perekonomian yang ada.

"Dengan penyebaran virus yang sangat cepat ini mengakibatkan beberapa daerah bahkan negara menerapkan dan memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan tujuan untuk menekan angka penyebaran virus dimaksud, dan virus tersebut bersifat dapat menular dengan melalui percikan air ludah bahkan dahak saat sesorang mengalami batuk dalam suatu ruangan tertutup atau saat berada di tempat ramai degan sirkulasi udara yang sangat kurang baik ataupun penularan dapat terjadi akibat adayanya droplet," bebernya.

Lanjut dr.Edi Iskandar Nainggolan, Warga masyarakat yang terinfeksi virus akan mengalami gangguan sistem pernafasan, dan pada banyak kasus virus ini hanya menyebabkan infeksi pada saluran pernafasan mulai dari yang ringan hingga yang berat seperti infeksi pada paru paru (pneumonia).

"Tingkat kematian akibat virus corona (Covid 19) dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin, dan menurut data yang dilangsir oleh tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Vovid 19 Kabupaten Asahan hingga 23 Nopember 2020 jumlah warga Asahanyang terkonfirmasi Covid 19 sebanyak 325 orang dan tingkat kematian akibat Covid 19 hingga saat ini masih sekitar 18 orang serta tingkat kesembuhan 219 orang serta yang masih menjalani perawatan medis akibat covid 19 sebanyak 88 orang, dibandingkan dengan daerah lain Asahan masih selatif sangat kecil jumlah penularannya, namun demikian thal tersebut tidak dapat dianggap remeh," urainya lebar.

Tanda tanda bila terserang virus corona diantaranya gejala awal menyerupaigejala flu, demam, pilek batuk kering, sakit kepala maupun sakit pada tenggorokan terasa pedih seperti terluka, dan nyeri pada bagian dada serta gejala tersebut akan munculsaat tubuh bereaksi melawan virus tersebut dan suhu badan meningkat hingga melebihi 38 derajat celcius bahkan mungkin juga sipenderita juga terserang hilang rasa maupun hiang penciuman , diare, sakit kepala ruam pada kulit, dan gejala covid 19 tersebut umumnya akan muncul dalam waktu 2 hari hingga 2 minggu setelah sipenderita terinfeksi positif Covid 19.

"Guna memastikan adanya gejala covid 19 tersebut disarankan untuk segera melakukan rapid test atau PCR atau segera meminta bantuan pihak medis dan bila perlu segera lakukan isolasi baik secara mandiri maupun bantuan pihak Rumah Sakit agar segera tertangani dengan baik,"pungkas dr Edi Iskandar Nainggolan mengakhiri. (mtc/ben)

Penulis
: benawi
Editor
: Faeza
Tag:AsahanAsajhanrsud hams kisaran

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.