Berita Sumut

Dialog Nasional Kebangsaan, Edy Rahmayadi Ingatkan Pengaplikasian Pancasila Nomor Satu

atar
Diskominfo Sumut

Sementara itu, salah seorang narasumber pada Dialog Kebangsaan ini, Sejarawan Anhar Gonggong mengatakan kejujuran menjadi masalah dalam pengimplementasian Pancasila. Bukan hanya di masyarakat, implementasi Pancasila juga menurutnya masih kecil di tingkat pejabat.

"Masalahnya, banyak di negara kita ini yang tidak jujur bahkan pemimpin-pemimpinnya. Lihat masih banyak pejabat yang tersandung kasus korupsi. Itu pimpinannya, bagaimana dengan masyarakatnya? Sepemikiran dengan Edy Rahmayadi, Anhar Gonggong merasa dunia pendidikan jadi tempat yang tepat untuk menempa kejujuran.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadi ‘surga dunia’ bila Pancasila benar-benar diterapkan. "Untuk membenahi ini kita mungkin bisa memulai dari dunia pendidikan, kita bisa menanamkan nilai kejujuran sejak dini dan tentu juga di keluarga. Bila ini bisa kita capai, kita bisa menciptakan surga dunia, apa yang tidak ada di Pancasila," ujar Anhar Gonggong.

Sementara itu, Ketua Umum DHD 45 Mayjen TNI (Purn) Muhammad Hasyim berharap seluruh masyarakat Indonesia tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. "Tetap jadikan pegangan dalam kehidupan sehari-hari, serap nilai-nilainya dan implementasikan," kata M Hasyim.

Hadir pada acara tersebut mantan Gubernur ke-15 Sumut Dato’ Seri Syamsul Arifin, cendekiawan dan aktivis Prof Yudi Latif dan Prof Syawal Gultom. Hadir juga unsur Forkopimda, pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Ormas dan pimpinan OPD Pemprov Sumut.

Penulis
: mtc
Editor
: atar

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.