Berita Sumut

Curi Kabel Vibro dan Kawat Las, Arfan Nginap Di Polsek Dolmer

Faeza
Mtc/ist
Selain pelaku juga diamankan barang bukti berupa berupa satu potong sisa kabel vibro tembaga yang dibalut karet warna hitam sepanjang sekira 35 cm, satu potong sisa kabel las tembaga terbalut karet w

MATATELINGA, Tebingtinggi: AS alias Arfan (45), seorang lelaki yang tidak memilki pekerjaan tetap warga Dusun II Kampung Banten Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terpaksa harus menginap di balik jeruji sel tahanam Mapolsek Dolok Merawan, karena di ketahui telah mencuri kabel Vibro dan kawat las tembaga milik PT. PSI (Pondasi Struktur Indonesia).

Berdasarkan hasil lidik unit Reskrim Mapolsek Dolok Merawan (Dolmer) dan pengakuan pihak PT.PSI selaku pelapor dalam kasus ini, dimana pelaku dan kawana-kawannya telah beberapa kali sudah melakukan pencurian di gudang penyimpanan barang PT.PSI yang bearada Dusun I Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei).

Hal inilah yang dikatakan Kapolsek Dolok Merawan, AKP. Asmon Bufitra,SH,MH kepada kru MTC melalui kasubag Humas Mapolres Tebingtinggi, AKP.Josua Nainggolan pada Senin (18/01) saat ditemui di ruang kerjanya.

Adapun kronologis kejadian bermula pada hari Senin tanggal 11 Januari 2021 sekira pukul 16.00 Wib, dimana saat itu pelapor Zana Hary Barus (22) selaku Karyawan/Admin pada Proyek PT PSI, warga Jalan Jamin Ginting Komplek GBKP Medan Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan, menerima laporan dari mekanik di PT.PSI yang mengatakan bahwa kabel Vibro tembaga sepanjang 3 meter telah hilang dari areal proyek PT.PSI yang berada di Dusun I Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergei.

Dan kejadian terulang lagi, tepatanya pada hari Kamis tanggal 14 Januari 2021 sekira pukul 09.00 Wib, Zana Hary Barus kembali mendapatkan laporan dari mekanik, yang mengatakan kalau kabel las tembaga sepanjang sekira 20 meter telah hilang dicuri orang.

Akan kejadian tersebut, pihak PT.PSI pun selanjutnya melakukan pencarian informasi tentang pelaku pencuri barang-barang milik PT.PSI.

Dan pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2021, Zana Hary Barus selaku pelapor mendapatkan informasi kalau pelaku pencuri barang milik PT.PSI adalah pelaku Arfan Santana, setelah mengetahuinya, pihak PT.PSI melalui Zana Hari langsung membuat laporan ke Mapolsek Dolok Merawan pada hari Sabtu Tanggal 16 Januari 2021. Karena kejadian tersebut PT.PSI harus mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000.

Mendapat laporan tersebut kemudian Unit Reskrim Polsek Dolok Merawan langsung melakukan Penyelidikan dan beberapa jam kemudain pelaku berhasil di ciduk berikut barang bukti berupa satu potong sisa kabel vibro tembaga yang dibalut karet warna hitam sepanjang sekira 35 cm, satu potong sisa kabel las tembaga terbalut karet warna hitam panjang sekira 55 cm, dan satu Potong sisa kabel las tembaga dibalut dengan karet warna biru panjang sekira 28 cm.

Akibat dari perbuatan tersebut, pelaku Arfan Santana yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan dan atau turut membantu melakukan kejahatan diganjar melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 5e, Yo 55, 56 dari KUHPidana dengan ancaman hukumannya diatas 5 tahun.

“Selain pelakunya, kita juga mengamankan barang bukti berupa satu potong sisa kabel vibro tembaga yang dibalut karet warna hitam sepanjang sekira 35 cm, satu potong sisa kabel las tembaga terbalut karet warna hitam panjang sekira 55 cm, dan satu Potong sisa kabel las tembaga dibalut dengan karet warna biru panjang sekira 28 cm, dan pelaku di ganjar melanggar pasal 363 kuhPidana, dengan ancaman diatas lima tahun,” jelas Kasubag Humas Mapolres Tebingtinggi, AKP. Josua Nainggolan.(mtc/bas)

Penulis
: agus sabono
Editor
: Faeza
Tag:berita terkiniblibliIndexkasus pencuriankriminalpolres tebingtinggitebingtinggiTerkiniTraveloka

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.