Berita Sumut

Buat Medan Lebih Kondusif, Bobby Nasution Tegas Terhadap Pungli dan Premanisme

rizky
Kominfo Medan


Terkait imbauan Bobby Nasution agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan segala bentuk premanisme dan pungli, imbuh Agus, sangat tepat. Artinya, dibutuhkan partisipasi dan proaktif masyarakat, partisipasi itu adalah proses kebersamaan. Jika kemudian ditemukan misalnya ada praktik-praktik yang menjurus seperti itu, maka masyarakat bisa proaktif.


Oleh karenanya, kata Agus, harus ada aplikasi-aplikasi maupun saluran pengaduan dengan berbagai bentuk yang kemudian bisa ditindaklanjuti. Dengan demikian, bilangnya, aparat penegak hukum bisa dengan cepat dan tanggap menghanguskan praktik-praktik yang justru merugikan kepentingan masyarakat sendiri.



“Jadi sekali lagi dengan kondisi ini, saya pikir satu tahun bisa menciptakan suasana masyarakat yang lebih aman dan kondusif sehingga tenang berusaha. Di samping itu investasi pun akan datang karena tidak takut lagi dengan berbagai macam gangguan yang menjadi stereotip. Selama ini Medan dijuluki sebagai kota preman dan pungli sehingga orang malas masuk ke mari. Nah kalau ini bisa dihapuskan, saya pikir bisa menjadi poin penting bagi Pak Wali untuk membangun Medan lebih baik,” ungkapnya.


Untuk memberantas premanisme dan pungli, papar Agus, Bobby Nasution tidak bisa kerja sendiri, karena itu adalah kerja kolaborasi. Apalagi sudah ada Forkopimda yang sama-sama bertanggung jawab untuk kepentingan pembangunan daerah. Untuk itu, bilangnya, para penegak hukum, seperti kepolisian, TNI, kejaksaan yang harus kolaboratif bersama-sama bertindak tegas dan terukur untuk kemudian mencapai apa yang diinginkan Pemko Medan.


Penulis
: Amrizal
Editor
: Rizky
Tag:Bobby Nasution Tegas Terhadap Pungli dan PremanismeMatatelingaMedan Lebih KondusifTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.