Berita Sumut

BNN Ciduk Pecatan Polri Seludupkan Narkoba dari Pekanbaru ke Medan

Faeza
Mtc/ist
Kepala BNNP Sumut Brigjen Atrial Saat memaparkan kasus pengungkapan narkoba yang melibatkan pecatan anggota Polri
MATATELINGA, Medan: Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan penyelundupan 20 kg sabu dan 10 ribu pil ekstasi dari Pekanbaru, Riau menuju Medan. Tiga orang pengedar berhasil diringkus, seorang diantaranya diketahui pecatan dari Polri.


Ketiganya yakni, FW (31) yang merupakan seorang pecatan Polri, BBG (43) dan SFN (38). Ketiga pelaku merupakan warga Riau.


Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial menjelaskan pengungkapan ini bermula ketika pihaknya mendapatkan informasi pada 30 November 2020, adanya penyelundupan narkoba dari Pekanbaru menuju Medan dengan menggunakan jalur darat.


"Mendapat informasi ini petugas langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya didampingi Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Sumut Kombes Pol Sempana Sitepu, Kamis (3/12/2020).


Tak lama melakukan penyelidikan, Atrial melanjutkan pihaknya mendeteksi ketiga orang kurir yang membawa narkoba tersebut sedang berada di warung Jalan Lintas Sumatera Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Batubara.



"Personel selanjutnya melakukan penggeladahan mobil Xenia warna silver metalic BK 1123 QH yang dibawa tersangka" ujarnya.


Dalam penggeledahan itu, Atrial mengatakan tim BNN menemukan 20 Kg sabu dikemas teh merek China dan 10 pil ekstasi warna ungu berbentuk minion yang disimpan di dinding mobil.


Lanjut Atrial, para tersangka mengaku diperintahkan oleh WW (DPO) untuk mengantar seluruh narkoba itu ke Medan. Saat tiba di Medan para tersangka harus menghubungi WW untuk menerima instruksi selanjutnya.


"Diakui tersangka jika mereka diperintahkan oleh seorang narapidana Rutan Klas I Pekanbaru, Riau melalui WW untuk mengantar narkoba tersebut. Jika berhasil menyelundupkan narkoba itu ke Medan, para tersangka akan mendapat upah masing-masing Rp 3 juta. Para tersangka berikut barang bukti kemudian digelandang ke Kantor BNNP Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.


Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (mtc/amr)


Penulis
: Amrizal
Editor
: Faeza
Tag:BNNtersangka narkoba

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.