Berita Sumut

Beredar Percakapan, Pengakuan Supir Traktor Ada Oknum Penyidik Polres Karo Minta Jatah Tanah Kepada Bos BUKB, Elisabeth : Tolonglah Kami Ini Pak!

Administrator
Matatelinga/James
Puncak 2000 Siosar
MATATELINGA, Kabanjahe : Pasca penetapan tersangka terhadap salah seorang ibu rumah tangga oleh Polres Karo, atas nama Elisabeth Melinda yang diduga melakukan pengrusakan di atas lahan seluas 2 hektar yang disewanya dari Ratna Br Munthe ternyata menuai berbagai permasalahan.


Elisabeth Melinda masih tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak melakukan pengrusakan. Seperti penuturannya saat ditemui di Kabanjahe, Sabtu (10/4/2021) bahwa dirinya sudah membayar uang sewa tanah tersebut melalui kuasa Ratna Br Munthe, yaitu ibu kandungnya sendiri Dahlia Br Munthe.



"Yang jadi pertanyaan bagi saya sampai hari ini adalah, kenapa tiba-tiba saya dilaporkan oleh Jin Ngi yang mengaku sebagai perwakilan dari PT Bibit Unggul Karo Biotik (BUKB) yang katanya memiliki Sertipikat HGU atas lahan yang saya sewa. Ini yang saya kurang mengerti, kenapa di atas lahan Ratna Br Munthe dengan alas hak 76/AJB/1980 PPAT Camat Tigapanah Liwan Tarigan, BA bisa ada surat HGU lagi," kata Elisabeth. BACA JUGA;MPC PP kota Medan Siapkan 10 Ton Beras Yang Akan Dibagikan Pada Masyarakat dan Kader PP

Pada kesempatan itu, Elisabeth juga menyampaikan bahwa belakangan telah beredar percakapan antara supir traktor Jontri Berutu dengan salah seorang kepercayaan PT BUKB yang mengaku namanya Salim Puncak yang terekam dalam percakapan telepon. Di akhir percakapan terungkap bahwa salah seorang oknum penyidik Polres Karo meminta lahan kepada bos PT BUKB seluas 3 hektar untuk ditanami kentang.


Penulis
: Mtc/jam
Editor
: Amrizal
Tag:Bupati KaroKapoldakaroMafia tanahpolres karoProjo KaroPuncak 2000siosar

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.