Berita Sumut

Wagubsu: Ibarat Pelangi, Perbedaan Itu Menjadi Indah

Administrator
Matatelinga - Medan, Wakil
Gubernur Sumatera Utara Ir.H.Tengku Erry Nuradi, M.Si mengingatkan
bahwa perbedaan bukan menjadi masalah untuk sama membangun bangsa ini,
menurutnya perbedaan suku bangsa dan agama justru menjadi modal dasar
dalam pembangunan, dengan perbedaan itu kita akan berpacu menjadi lebih
baik dan tentunya dengan cara yang sehat. "Ibarat pelangi, justru
perbedaan warna di dalamnya menjadikan pelangi itu indah," demikian
dikatakannya ketika menghadiri perayaan Imlek bersama Pguyuban Suku
Tionghoa INdonesia Sumatera Utara PASTI di Hotel Selecta Medan, Kamis (
6/2/2014).

Perayaan Imlek yang meriah itu dihadiri tak kurang dari
1500 undangan dan dihadiri sejumlah tokoh nasional diantaranya Surya
Paloh, Mantan Menteri dan Bapak Wushu Indonesia IGK Manila, Tokoh
Tionghoa Juswan Tjo, Ketua DPP PASTI Iskandar ST, Goh Kiat Ti,Sekda Kota
Medan Syaiful Bahri dan ribuan anggota PASTI lainnya.

lebih jauh Wagubsu yang juga pernah menempuh pendidikan di Beijing, menegaskan bahwa sejak tahun 2001 Indonesia dengan semangat
reformasinya telah mengakui kesamarataan suku Tionghoa berikut perayaan
hari besarnya menjadi hari libur nasional. melihat kenyataan itu,
katanya, kalau selama ini ada kesan pembedaan warga negara Indonesia dan
WNI keturunan, maka saat ini sudah tiada lagi. " PASTI adalah Indonesia
dan untuk itu kita memiliki hak dan kewajiban yang sama di republik
ini," katanya lantang yang sontak membuat ballroom menggema dengan
tepukan seluruh hadirin.

Wagubsu juga menjelaskan bahwa tidak bisa dipungkiri bahwa pendiri bangsa dan pejuang kemerdekaan yang termasuk
di dalamnya orang tionghoa rela berkorban tidak hanya harta dan tenaga, tapi mereka
juga turut meregang nyawa memperebutkan kemerdekaan Indonesia. Untuk itu, wagubsu meminta kepada seluruh warga tionghoa
diseluruh Indonesia dan terlebih di Sumatera Utara untuk tidak lagi
mengkotakkan diri dan ikut membangun Sumut yang kita cintai ini.

Terakhir Wagubsu mengingatkan, bahwa Sumatera Utara sangat berpeluang menjadi
provinsi terbaik di Indonesia dengan segala Sumber Daya Alam dan Sumber
Daya Mausianya. "Dengan kesempatan besar itu, mari sama kita manfaatkan
dan kita jemput peluang sebesar-besarnya membangun Sumut yang kita
cintai ini," ajaknya.

Sementara itu Surya Paloh yang juga hadir
menghimbau kepada seluruh warga tionghoa untuk lebih mencintai negara
Indonesia, "Tak dapat dibantah bahwa nenek moyang kalian adalah dari
China, tapi kalian adalah Indonesia dan darah kalian adalah Merah
Putih", katanya lantang. Dia juga mengajak seluruh warga etnis Tionghoa
untuk saling dukung agar tujuan pembangunan mudah tercapai. Pesannya,
meski wadah kumpulan Tionghoa berbilang, namun tujuan tetap sama. "Gong
xi Fat Choi , semoga tahun ini dan mendatang kita semua jadi lebih
baik," tutupnya

(Adm)

Tag:BanjirjambretkorupsiMedanpenyiksaan

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.