Berita Sumut

Takut di Kejar Kejar Hutang, Rekayasa di Begal dengan Jari Putus Dibacok

Administrator
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan: Akhirnya pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, mengungkap kasus begal sadis di Jalan AR Hakim simpang Jalan Wahidin yang menyebabkan jari tangan kiri pedagang cabe bernama Erdina Boru Sihombing (54) warga Jalan AR Hakim Gang Rahayu, Kecamatan Medan Area putus.



Ternyata, korban selama ini berbohong, karena dirinya bukan dibegal melainkan memotong sendiri jari tangannya sendiri, diduga takut dikejar kejar masalah hutang.


Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan, setelah dilakukan penyelidikan dengan melakukan pengecekan sejumlah alat-alat bukti maupun saksi-saksi, ternyata tidak ditemukan apapun yang sesuai dengan keterangan korban. 


Dimana, korban melaporkan bahwa tangannya dibacok hingga empat jarinya putus dan dia juga kehilangan sejumlah barang-barang berharga, berupa tas, uang Rp4 juta, dan handphone karena diambil pelaku.


"Berdasarkan laporan tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan, karena semua tindakan investigasi itu, dimulai dari tempat kejadian perkara. Setelah tim melakukan investigasi, ternyata keterangan dari ibu Erdina Boru Sihombing tidak sesuai dengan kenyataan," ungkapnya kepada wartawan, didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat (15/5/2020).



Selanjutnya, kata Martuani, tim pun bekerja keras dengan mengumpulkan semua alat bukti dan keterangan. Semua perangkat IT dan kamera cctv, ternyata juga tidak ada keterangan yang mendukung bahwa telah terjadi peristiwa sadis tersebut.


Penulis
: Mtc
Editor
: 1

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.