Berita Sumut

Rektor UINSU Cs Diperiksa, Poldasu Segera Kirim BAP Ke JPU

Administrator
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan: Direktur Reskrimsus Poldasu Kombes Pol.Rony Samtana mengakui tiga tersangka dugaan korupsi mangkrak pembangunan gedung perkuliahan terpadu Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sudah diperiksa. 





"Sudah diperiksa ketiga tersangka. Memang, pada saat dipanggil hanya satu orang tersangka (JS, direktur PT.MKBP) yang datang tapi besoknya kedua tersangka ( Rektor dan PPK) datang dan sudah dilakukan pemeriksaan," kata Kombes Rony Samtana kepada Wartawan, usai sholat Jumat (25/9/2020) di Mapoldasu.


Ronny Samtana menyebutkan, ketiga tersangka seusai dilakukan pemeriksaan tidak dilakukan penahanan karena mereka dinilai koveratif. "Tidak dilakukan penahanan," ujarnya 


Saat ini, sebutnya, berkas pemeriksaan ketiga tersangka sedang tahap perampungan untuk segera dikirim ke JPU. "Sedang dirampungkan, mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi, berkas dikirim ke JPU," ungkapnya.


Sebelumnya, Kasubbid Penmas Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap seorang tersangka dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) TA 2018 yang terletak di kampus II,  pada Selasa (15/9).


Namun, dua tersangka lainnya yang dijadwalkan pada Rabu (16/9) mangkir atau tidak hadir karena ada kesibukan lain. Karena itu, petugas menjadwalkan ulang pemanggilan keduanya.


"Hanya satu orang tersangka yang hadir pada pemanggilan Selasa (15/9) lalu. Sedangkan dua tersangka yang dijadwalkan pada Rabu (16/9), tidak hadir karena ada kesibukan lain," jelas AKBP MP Nainggolan, Kamis (17/9/2020).


Namun, ditanya soal identitas tersangka yang diperiksa penyidik, Nainggolan mengaku tidak tahu. Demikian juga identitas tersangka yang mangkir, tidak diketahui. 


"Penyidik sedang menjadwal ulang pemeriksaan dua tersangka yang belum hadir," imbuhnya. 


Disinggung tentang penahanan terhadap tersangka yang sudah menghadiri panggilan, Nainggolan mengatakan, belum dilakukan penyidik karena alasan kooperatif. 


"Belum dilakukan penahanan karena tersangka kooperatif dan itu merupakan kewenangan penyidik," tandas Nainggolan. 


Sementara Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja, Selasa (1/9/20) malam, mengatakan ketiga tersangka yaitu SS, seorang aparatur sipil negara (ASN) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UINSU JS, selaku Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa (PT.MKBP), dan Prof S, Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).


Penetapan 3 tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor : R-64 / PW02 / 5.1 / 2020, tanggal 14 Agustus 2020 adalah sebesar Rp10.350.091.337.


"Berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan BPKP perwakilan Sumut, kerugian negara sebesar Rp.10, 3 milyar," sebutnya.

Penulis
: Mtc/rel
Editor
: Amrizal
Tag:berita terkiniKrimsus Poldasumatatelinga.commatatelinga comTerkiniberkas dikirim ke JPUkasus UINSUKorupsi UINSUTerkini

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.