Berita Sumut

Pria Pemabuk Masuk kerangkeng Polsek Sunggal

Administrator
MEDAN - Mataelinga, Aksi kebrutalan, NS ,50, warga Jl Sei Mencirim Desa Sei Semayang Kec Sunggal Deliserdang, kekearasan pada istri dan anak tirinya, sudah sering kali terjadi dan berujung ke terali besi Polsek Sunggal, Sabtu (17/1).

Informasi di Polsek Sunggal, pelaku Ns yang suka mabuk mabukan dan tidak mau bekerja pulang ke kediamannya Jumat malam sekitar pukul 23.00. dengan sempoyongan (mabuk) dan marah marah. Karena, malu sama tetangga dengan sikap NS, Hermanto anak tirinya menegur (menassehati) kelakukannya tersebut.

Pelaku Ns, bukannya berterima kasih dengan anak tirinya Hermanto, amarahnya semakin memuncak dan merusak warung Mak Maria yang tak jauh dari tempat kediamannya persisnya didepan rumahnya. Kemarahannyaa semakin memuncak pada anak tirinya Hermanto, dengan mengambil parang kedalam rumah dan mengejarnya.

Moniem ,50, istri NS yang dinikahinya berkisar 15 tahun lalu, melihat keberingasan suaminya NS pada anaknya Hermanto langsung ditangkap dan minta Herman meninggalkan lokasi kejadian."Karena kemarahannya tidak kesampaiannya, NS mengarahkan parang (senjata tajam) yang digenngamnya ke arah Istri Moniem dengan mengancam Hermanto segera kembali, kalau tidak akan membunuh ibunya.

Pelaku NS mengejar istrinya Moniem dengan parang yang ditangannya,Moniem langsung menyelamatkan diri ke kantor Koramil 06 yang jaraknya dari tempat tinggalnya 500 meter. Petugas Koramil 06 yang sedang bertugas menenangkannya dan menanyakan yang dialami Moniem.

Moniem menceritakan pada petugas Kormail 06 yang jaga saat itu, dirinya dikejar oleh siuaminya dengan parang dan hampir setiap harinya kelakuannya Ns pada dirinya,anaknya serta tetangganya.

Setelah mendengarkan keterangan Moniem dengan tingkah laku suaminya dan meresahkan warga, Petugas Kormamil 06 langsung menuju rumah Moniem dan menangkap Ns dan langsung diserahkan ke Polsek Sunggal, untuk di Proses secara hukum.

Erna ,30, merupakan adiknya Hermanto pada wartawan di Polsek Sunggal menyebutkan, " ayah tiri mereka temperamen dan suka mabu mabukan serta malas bekerja. "Memang temperamen Ayah itu Bang, suka mabuk- mabuk, kerja nggak mau. Ibunya sendirilah yang menanggung biaya hidupnya, padahal Mama cuma kerja sebagai tukang kusuk sajanya," jelasnya.

Lanjut Erna, terjadi keributan itu, malam itu Abangnya (Hermanto) menegur Ayah tirinya merusak warung milik tetangga mereka. "Karena dirusak ayahnya warung tetangga makanya ditegur Abangnya, Namun, bukannya merubah sikapnya, melainkan Abang yang jadi sasarannya, untung nggak kena bacok abang saya itu,",katanya.

Kapolsek Sunggal Kompol Aldi melalui Kanit Reskrim Iptu Adhi Putranto melalui telepon genggamnya  menyebutkan, membenarkan ada memeriksa pelaku dan juga korban serta istri pelaku.

"Pelaku sudah kita amankan setelah diserahkan oleh pihak Koramil kepada kita, saat ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.


(Mt)

Tag:

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.