Berita Sumut

Pemulung Tewas Dilindas Kereta Api

Administrator
Matatelinga - Medan, Diduga stres, seorang pemulung nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakan dirinya ke kereta api yang sedang melintas di perlintasan rel Jalan Asrama Kelurahan Dwi Kora Medan Helvetia, Kamis (13/2/2014) sekira pukul 09.38 Wib.


Awalnya warga melihat pria yang tidak memiliki identitas itu sedang berjalan di pinggiran rel sambil membawa goni yang berisikan barang bekas. Diwaktu bersamaan, kereta api dari Binjai menuju Medan juga melintas.


"Dia jalan dipinggir rel sambil bawa goni," pungkas seorang warga bernama Ivon (38).


Pria berpostur pendek itu langsung melompat ke perlintasan rel sehingga dia terhantam kereta api. Tubuh pemulung tersebut terpental sampai 30 meter dengan kondisi yang sangat mengenaskan.


"Warga sudah bilang awas ada kereta api tapi dia malah berdiri didepan kereta api. Jauh terpental, kepalanya pecah, tangannya patah," jelas dia. 


Warga yang melihat mencoba melihat korban tapi tidak seorang pun yang mengenal pemulung itu. Beberapa warga mencoba menghubungi pihak kepolisian.


"Kami tidak ada yang kenal, tidak pernah kami lihat," tuturnya.


Sebelum petugas datang, jenazah pria tanpa identitas itu sempat menjadi tontonan warga maupun pengguna jalan. Setelah polisi tiba di lokasi, barulah mayat itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Pirngadi Medan.


(Uut/Adm)

Tag:NatalBanjirjambretkorupsiMedanpenyiksaan

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.