Berita Sumut

Kuasa Hukum BKM Taqwa Desak Poldasu Usut Kasus Hermes Place

Administrator
Matatelinga - Medan, Direktorat Reserse Kriminal khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut didesak Ormas Islam Sumatera Utara bersama Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Taqwa Jalan Mesjid Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia, melalui kuasa hukum, Hamdani Harahap.Mereka minta segera melakukan penyidikan atas laporan mereka sampai pada Kamis 19 Desember 2013, yang lalu. Yang kini, belum ada tindaklanjut dalam kasus tersebut.

Lanjut Hamdani SH, "Sudah lama kita laporkan tapi belum ada tindaklanjut yang kita dapatkan dalam laporan yang kita sampaikan bulan Desember yang lalu,"ucap Hamdani Harahap,pada wartawan, Senin (3/2/2014) siang.

Dalam laporan yang tangani Subdit IV/Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Dit Reskrimsus Poldasu. Pihanya melaporkan pengelola Hermes Place, Wali Kota Nonaktif Drs H Rahudman Harahap dan Plt Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

"Didalam kasus ini. Ada indikasi korupsi yang kita laporkan ke Polda Sumut. Dalam laporkan kita juga berikan sejumlah dokumen. Untuk bahan penyidikan. Untuk itu, kita mendesak agar secepat dilakukan pengusutan kasus ini. jangan laporan kami di nina bobokan dan jalan ditempat kasus ini saya melihatnya, "sebut Hamdani.

Untuk diketahui, Laporan langsung disampaikan oleh dr. Irvan selaku Ketua BKM Masjid Taqwa, Drs.H Leo Imsar Adnan dan kuasa hukum Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Hamdani Harahap kepada Direkturn
Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol. Dono Indarto di Mapolda Sumut, Kamis (19/12) lalu.

Dalam laporan itu, dr. Irvan dkk membawa dokumen-dokumen dan bukti yang ada atas temuan yang dilakukan pihak BKM Masjid Taqwa dan Aliansi Ormasi Islam Sumatera Utara bahwa ada dugaan indikasi korupsi yang dilakukan oleh nama-nama terlapor yang disampaikan kepada pihak penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumut.

Sebelumnya, Irvan mengatakan Bahwa Masjid Taqwa dibangun pada tahun 1951 dari hasil sedekah, infak kaum muslim. Selanjutnya di sana dibangun lagi gedung untuk sekolah Dasar Silam Terpadu (SDTI) Alif, Taman Kanak-kanak (TK) Islam Al-Anshar, Lembaga Tahsinul/Tahfizul Quran Al-Anshar. Yang mana jumlah total muris yang belajar di sana mencapai ratusan santri.

Kemudian, pada tahun 2011, pengelola Hermes Place (dalam hal ini terlapor I) memulai pembangunan Gedung Hermes Place Polonia Plaza yang rencananya menjadi pusat hiburan/Bioskop, court Hermes dan Hotel. Untuk hotel dibangun dua unit. Satu unit berada di Jalan W.R Monginsidi Medan dan berbatasan jalan dengan Masjid Taqwa, sedangkan satu unit lainnya berada di jalan Masjid dan bersisian dengan Masjid Taqwa.

Kami keberatan dan menolak pembangunan Hermes. Sebelumnya kami pernah melaporkan hal itu kepada Pemko Medan, baik melalui surat, delegasi, dan berunjuk rasa. Tapi protes kami tak pernah ditanggapi, malah Hermes Place tetap beroperasi hingga saat ini, sesal Irvan.

Pun demikian dr. Irvan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan beragam cara, hingga akhirnya Pemko Medan melalui Dinas Tata Ruang Tata Bangunan menyatakan bahwa bangunan Hermes Place telah menyalahi aturan dan melakukan pembongkaran persis di sebelah bangunan Masjid Taqwa.

Sayangnya pembongkaran yang dilakukan oleh Dinas TRTB terkesan simbolis semata. Kami menginginkan agar bangunan itu dibongkar hingga rata dengan tanah, pungkasnya.

(Adm)

Tag:BanjirjambretkorupsiMedan

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.