Berita Sumut

Gubsu dan Pangdam I/BB Tandatangani Kesepakatan

Administrator
Matatelinga - Medan, Komitmen Sumut memperkuat ketahanan pangan termasuk terus menjadi
salah satu provinsi penyangga ketahanan pangan nasional semakin
diperkokoh dengan melibatkan semua pihak, termasuk dengan jajaran
Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST MSi mengemukakan itu kepada
wartawan di Gubernuran Medan, Senin (3/2/2014) sehubungan telah
ditandatanganinya Kesepakatan Bersama antara Pemprovsu dengan Kodam
I/BB.

Kesepakatan bersama tersebut tentang kerjasama di bidang
ketahanan pangan dalam mewujudkan peningkatan produksi bahan pangan dan
daya saing di Sumut guna menopang kesiagaan ketahanan pangan nasional.

Naskah kesepakatan ditandatangani langsung oleh Gubsu H Gatot Pujo
Nugroho ST MSi dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Istu Hari S SE MM, Senin
(27/1)  pada Apel Gabungan TNI, Polri, PNS dan masyarakat di Lapangan
Benteng Medan.

Gubsu didampingi Kepala Dinas Pertanian Sumut Ir HM Roem MSi
mengemukakan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat kabinet
yang dipimpin Presiden Tahun 2013 di Bukit Tinggi yang melahirkan
Implementasi Bukit Tinggi Action Plan dan ditindaklanjuti kesepakatan
antara Panglima TNI dengan Kementerian Pertanian RI pada Kegiatan Parade
Pangan Nusantara di Kota Malang 16 -19 Januari 2014.

 
Melalui MOU ini, kita akan mendata berbagai potensi lahan
tertidur, memberdayakannya bersama prajurit TNI untuk melakukan gerak
pendampingan dalam menjaga keberlangsungan pangan," ujarnya.

Gubsu mengemukakan pihaknya ingin memastikan komitmen pencapaian
produksi tanaman pangan karena isu masa depan itu adalah tentang
kedaulatan pangan, di mana bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak
hanya maju dalam visi teknologi termasuk militernya saja, tetapi bangsa
yang juga memiliki kedaulatan pangan.

"Sumatera Utara adalah salah satu provinsi penyangga dari program
pemerintah nasional Surplus 10 juta ton beras tahun 2014, sehingga
dengan MoU yang kita lakukan dengan Kodam I Bukti Barisan adalah untuk
mempertahankan provinsi  Sumatera Utara sebagai penyangga Surplus beras
dan juga terhadap produk-produk tanaman pangan lainnya," jelas Gubsu.

Di samping itu pada saat yang sama tentu dengan kerjasama ini
diharapkan ada juga bentuk konkrit dari pembinaan teritorial dari TNI
Angkatan Darat karena nantinya para prajurit akan berinteraksi langsung
dengan masyarakat petani.

Prioritas dalam MOU ini adalah Tanaman Pangan dan
Holtikultura, Tanaman Perkebunan Peternakan, Perikanan dan Pemberdayaaan
Masyarakat di sekitar Hutan.
 

Selain itu, kita menjaga jangan sampai fungsi lahan dan pertanian
dialiihkan menjadi permukiman, industri dan jasa. Melalui kerjasama ini
juga mendidik petani untuk melakukan pola tanam dan tertib tanam.

Hal lainnya lanjutnya tentunya kita berharap TNI dengan segala
potensi yang dimilikinya dapat digerakkan untuk menjadikan Sumatera
Utara sebagai salah satu daerah yang memberi kontribusi besar bagi
terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional.

(Adm)









Tag:BanjirjambretkorupsiMedan

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.