Berita Sumut

Gadis 16 Tahun di Belawan Ditemukan Warga dalam Kondisi Dibius dan Disekap di Rumah Kosong

Faeza
Mtc/ist
Hati-hati punya anak gadis yang suka keluyuran pada malam hari, seorang gadis usia 16 Tahun sebut aja namanya Bunga dibius dan disekap di salah satu rumah kosong di Jalan Tongkol Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan pada Rabu mala
MATATELINGA, Belawan: Hati-hati punya anak gadis yang suka keluyuran pada malam hari, seorang gadis usia 16 Tahun sebut aja namanya Bunga dibius dan disekap di salah satu rumah kosong  di Jalan Tongkol Pajak Baru Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan pada Rabu malam (14/5/2020) sekitar pukul 24.00 Wib.



Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bunga ditemukan seorang anak kecil yang sedang bermain di rumah kosong tersebut. Lalu Hakim, nama anak itu memanggil temannya. Bersama teman temannya kemudian Bunga diselamatkan dari sekapan di rumah kosong.


Menurut kesaksian, waktu mereka mendatangi rumah kosong itu terdengar suara orang minta tolong. “Tapi suaranya kecil,” kata Tama.


Tama juga mengatakan, di waktu masuk kerumah kosong itu dilihat tangan dan kaki Bunga dalam keadaan terikat tali di dalam sebuah kamar yang ada dirumah kosong dan tubuhnya sangat lemah.


"Kemudian dibantu dengan warga kami membawa Bunga keluar dari rumah kosong,” ucapnya.


Mendengar adanya seorang gadis yang disekap di rumah kosong, warga sekitar berdatangan bersama dengan Lurah Belawan Bahagia,Ali Mukti dan Kepala Lingkungan.


Kemudian Lurah Belawan Bahagia dan warga menghubungi Polsek Belawan, atas inisiatip Lurah Belawan Bahagia kemudian Bunga dibawa ke RS PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan karna kondisi Bunga sangat lemah.



Setelah mendapatkan pertolongan di RS PHC Belawan, keadaan Bunga kian setabil dan bisa diajak komunikasi. Menurut Bunga ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, malam kejadian itu dirinya baru dari rumah temannya bernama Santi disekitar Pajak Baru dan mau pulang ke Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari sekira Pukul 24.00 Wib.


Karena tidak ada becak lagi, Bunga berjalan kaki. “Kemudian lewat mobil warna putih yang dikemudikan oleh bapak AWR, lalu dirinya disuruh naik kedalam mobil dan dibius,” ucap Bunga.


Bunga mengatakan kembali, setelah dirinya sadar sekira pukul 01.00 Wib dini hari karna dibius, kaki dan tangannya sudah dalam keadaan terikat tali. Kemudian pelaku menjambak korban Bunga dan menanyakan keberadaan Santi temannya Bunga.


Penulis
: rompas
Editor
: 1

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.