Berita Sumut

Dipukul Karena Telat Pulang, Wanita Hamil Tua Ini Laporkan Suami ke Polisi

Faeza
mtc/gea
Korban menggendong anaknya depan ruang unit PPA Polres Siantar
MATATELINGA, Siantar: Kelakuan PP alias Pirson (28) yang berstatus buruh harian lepas (BHL-red) di pabrik rokok PT STTC ini, tidak pantas untuk ditiru. Pria itu tega menganiaya istrinya V boru S (25) yang tengah lagi hamil tua,hanya persoalan gegara telat pulang ke rumah.


Mirisnya. Selain main tendang, Pirson juga main bogem yang mengakibatkan kelopak mata kiri istrinya mengalami luka memar. Insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT-red) ini, diterima korban, pada Senin (6/7) kemarin malam.


Tak terima diperlakukan kasar, wanita ini dengan membawa anaknya pergi pulang kerumah orang tuanya, dan belakangan dibawa melapor ke Polres Siantar.Sabtu (11/7) tadi sekira jam 10.00 WIB.


Korban didampingi keluarga nya, mendatangi unit PPA Sat Reskrim Polres Siantar atas panggilan penyidik untuk melengkapi berkas laporan pengaduan nya.


"Kami nggak tahu kabar menantuku (Pirson) sejak kejadian.Kalau anakku (Mak Violita) sudah tinggal dirumah kami sekarang ini," ucap boru Sinaga, ibu kandung dari korban Mak Violita Saragih.


Lanjut boru Sinaga menuturkan, bahwa korban  dengan membawa anaknya yang masih berusia 1,3 tahun, datang berkunjung kerumahnya yang berada di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun.


Tepatnya Senin (6/7) malam, korban baru pulang kerumahnya di belakang komplek Megaland, Jalan Kertas, Kecamatan Siantar Timur.Namun begitu melangkah masuk ke dalam rumah, suaminya yang telah pulang dari kerja, langsung marah kepada istrinya .


"Dibilangnya sama anakku bukan orang itu yang mengasih makan.Biasanya anak datang kerumah orang tua.Mungkin saja menantuku kesal saat pulang kerumah nggak terlihat istri dan anaknya." tandasnya lagi.


Belakangan ribut mulut terus berlanjut di dalam rumah.Namun menantunya Pierson langsung main kasar dengan main tendang dan membogem korban yang kondisinya tengah lagi hamil tua.


"Lagi hamil anak kedua dan usia kandungan sudah 7 (tujuh) bulan.Pas tengkar dirumah langsung ditendang dan dibogem.Belum ditangkap dan anakku dipanggil melengkapi berkas pengaduan." akhir boru Sinaga.


Kasubbag Humas Iptu Rusdi Ahya, membenarkan laporan pengaduan sudah diterima, dan korban sendiri telah dibawa visum serta masih memeriksa saksi-saksi."Korban dipanggil untuk pemeriksaan lanjut.Kalau sudah rampung secepatnya pelaku kami amankan."sambung Rusdi Ahya.(mtc/Gea)

Penulis
: gea
Editor
: faeza
Tag:KDRTPolres SiantarSiantar

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.